Lelang Jabatan Eselon II Pemprov Tunggu Restu Nurdin Abdullah

54
  • 9
    Shares
Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rencana lelang jabatan lingkup Pemprov Sulsel yang sebelumnya dijanjikan Pj Gubernur Sulsel Sumarsono usai Pilkada Serentak hingga kini belum terealisasi.

Sebelumnya, ia menegaskan bahwa Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sebagai penyeleksi eselon II telah disiapkan dan tinggal menetapkan waktu yang tersisa.

Menanggapi hal itu, Sumarsono mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan berkonsultasi terlebih dahulu kepada gubernur terpilih, Nurdin Abdullah (NA) demi menjaga etika.

“Belum ada proses, masih saya konsultasi dulu Pak NA. Tanggal 21 dia masih di Jepang. Sepulang dari sana kita langsung konsultasi,” kata Sumarsono, Jumat (20/07/2018).

Dirinya beralasan akan tetap melakukan lelang jabatan apabila telah mendapat persetujuan dari NA. Hal ini pun membuatnya terkesan mangkir dari janjinya yang akan melakukan lelang jabatan tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

“Ya kan sopannya harus konsultasi dulu, kita lapor bahwa ini akan ada lelang. Kalau setuju kita jalan, kalau tidak ya tidak dijalankan. Kita tunggu saja Pak NA dari luar negeri, kalau tidak setuju biar dia nanti yang lelang,” tambahnya

Kendati demikian, dirinya menegaskan hanya berkonsultasi dengan NA untuk menjaga etika kepemimpinan, bukan mencari rekomendasi.

“Itu soal etika sopan santun saja, jadi saya tidak mau, walau pun itu hak saya sebagai Pj gubernur, tetapi saya menghormati gubernur terpilih untuk konsultasi saja. Ini bukan meminta rekomendasi, tapi sekedar konsultasi saja” paparnya.

Diketahui, masih ada beberapa jabatan eselon II di lingkup organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih berstatus Pelaksana tugas (Plt). Tidak hanya itu, kedepannya beberapa pejabat bakal menyusul memasuki masa purnabakti. Saling bergantian menyusul dalam tiga bulan mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) misalnya, ia telah memasuki masa purnabakti per bulan Juli. Ke depannya, akan menyusul 1 Agustus mendatang Kepala Badan Arsip dan Pengelolaan Daerah.

Selanjutnya, menyusul 1 September jabatan Asisten I Pemprov Sulsel yang pejabatnya akan ditinggal pensiun.

Bahkan, baru-baru ini jabatan definitif Kepala Dinas Kesehatan juga tengah kosong, diisi Plt. Pasalnya, Rachmat Latief mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan