Kasus Korupsi Pasar Panjalingan, Kejari Segera Periksa Kadis Kopumdag Maros

50
  • 10
    Shares
Segel Pasar
Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros menyegel bangunan pasar baru di Kecamatan Bontoa, Maros. (Sulselsatu/Indra S Pratama)

SULSELSATU.com, MAROS – Kejakasaan Negeri (Kejari) Maros masih mengumpulkan sejumlah alat bukti pada kasus dugaan korupsi pembangunan pasar rakyat Panjallingan, Bontoa.

“Alat bukti tersebut di antaranya dokumen lelang dan kuitansi pembelian material untuk memulai pengusutan kasus tersebut,” kata┬áKasi Pidsus Kejari Maros, Agung Riadi saat dihubungi Jum’at, (20/7/2018).

Pekan depan Kejari akan memanggil Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Kopumdag) Frans Johan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), rekanan atau kontraktor dan tim Serah Terima Pertama atau Provisional Hand Over (PHO).

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan (Kopimdag) akan diperiksa sebagai saksi sebelum Kejari menetapkan tersangka. Sejumlah pihak yang terlibat dipastikan menjadi tersangka jika terbukti bersalah.

Agung menjelaskan, untuk menghindari adanya pengerjaan lanjutan oleh kontraktor, Kejari telah memasang garis khusus atau laiknya garis polisi. Garis tersebut dipasang melingkar di bangunan lapak.

“Kami pasang garis supaya tidak ada lagi pekerjaan sampai kami sudah melakukan pemeriksaan. Ini tidak boleh dibiarkan,” bebernya.

Selain lapak, Kejari juga mempermasalahkan pemasangan tegel lantai pasar yang tidak rata. Bangunan bagian utara pasar lebih tinggi dibanding bagian selatan.

Kontraktor yang dinilai bekerja asal-asalan dan dan hanya mengejar keuntungan banyak. Hasilnya, kualitas bangunan tidak maksimal.

Penulis: Indra S Pratama
Editor: Awang Darmawan

 

Kasus Korupsi Pasar Panjalingan, Kejari Segera Periksa Kadis Kopumdag Maros 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga