Warga Dusun Bugis Maros Keluhkan Truk Pengangkut Pasir yang Ugal-ugalan

  • 2
    Shares
Salah satu mobil truk pengangkut material tanah yang melintas di Dusun Bugis, Maros. Warga setempat sangat mengeluhkan mobil truk yang ugal-ugalan dan membuat polusi udara. (Ist)

SULSELSATU.com, MAROS – Masyarakat Dusun Bugis, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Maros, diresahkan dengan ulah truk pengangkut material tanah yang lalu lalang di sepanjang jalan poros Kariango-Batangase.

Pasalnya supir truk sering kali terkesan ugal-ugalan saat muatan lagi kosong, padahal jalan tersebut ramai dari pengendara dan warga yang juga menggunakan akses jalan tersebut.

Tebalnya debu yang beterbangan membuat warga yang bermukim di tempat ini juga sering kali merasakan sesak nafas. Tidak hanya itu, debu juga masuk ke dalam rumah warga dan mengotori perabotan rumah, polusi udara ini disebabkan oleh banyaknya truk pengangkut material tanah yang melintas di tempat ini.

Fachmi, warga sekitar Dusun Bugis mengatakan truk pengangkut tanah tersebut mulai beroperasi sejak subuh hari hingga malam hari, warga kecewa sebab tak ada satupun dari pihak perusahaan melakukan penyiraman jalan untuk mengurangi dampak debu yang ditimbulkan.

“Sudah lamami orang mengeluh, cuman tidak ada yang berani demoki itu mobil truk tanah yang lewat, apalagi kalau kosongki muatannya, itu sopir truk ugal-ugalan sekali caranya bawa mobil, seakan akan itu jalanan milik pribadinya, apa lagi pernah ada kecelakan di sini karena truk ugal-ugalan,” keluhnya.

Warga hanya bisa pasrah dan berharap agar para penambang mendengarkan keluhan warga.

Penulis: Indra Sadli Pratama
Editor: Hendra Wijaya