Tim Pemenangan Prof Andalan Ini Nyaleg di PDIP, Usung Politik Regenerasi

389
  • 13
    Shares
Ulfah
Ulfah Mawardi. (Dok. Pribadi)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Koordinator tim Relawan Matahari Andalan, Ulfah Mawardi menjadi bakal calon legislatif DPR RI untuk Dapil Sulsel 1 meliputi Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar. Mantan tim pemenangan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman itu maju lewat PDI Perjuangan.

Keputusan Ulfah untuk ikut bertarung di Pileg 2019 bukan tanpa alasan. Ia ingin berjuang dengan mengusung politik regenerasi untuk mengakhiri era politik identitas.

“Sudah waktunya kita yang muda tampil. Kita tidak punya beban masa lalu. Jika politisi senior bercerita masa lalu, maka kita hadir menjanjikan masa depan,” kata doktor Universitas Negeri Jakarta itu.

Menurut Ulfah, politik identitas selama ini memberi dampak negatif bagi kemajuan demokrasi. Olehnya, ia ingin menghadirkan politik yang otentik.

Politik otentik yang dimaksud adalah politik yang memperjuangkan dan menyelesaikan masalah bangsa. Seperti, kemiskinan, pengangguran, tingginya angka kematian ibu dan anak, dan narkoba.

“Korupsi, kriminalisasi adalah persoalan yang mendesak harus diselesaikan. Dan masalah-masalah tersebut tidak bisa selesai dengan pencitraan, identitas suku, rasa atau agama. Karena itu, kami hadir dan berkomitmen berdasarkan latar keilmuan yang dimiliki bekerja dan mengabdi menyelesaikan problem sosial untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Ulfah.

Dosen Universitas Muhammadiyah Makassar itu menjelaskan, politik regenerasi juga dapat diartikan politik melanjutkan estafet kepemimpinan. Jadi harus paham dan mengerti, apa yang telah dan akan diperbaiki pada persoalan bangsa, khususnya Sulawesi Selatan berdasarkan data dan fakta di lapangan.

“Memang politik itu kekuasaan tetapi harus digarisbawahi bahwa kekuasaan itu untuk mensejahterakan rakyat. Bukan untuk mensejahterahkan keluarga atau golongan tertentu saja,” kata Ulfah.

“Seluruh komponen bangsa harus merasakan hasil dari kemerdekaan lewat perjuangan politik wakil-wakilnya karena dia terpilih mewakili rakyat,” imbuh Ulfah.

Direktur Yayasan Mar’ah Foundation itu yakin politik regenerasi yang diusungnya akan memberikan warna dan harapan baru bagi perpolitikan Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan. Ia pun mengimbau agar masyarakat mulai meninggalkan politik yang memecah belah anak bangsa, baik atas nama agama, ras maupun golongan.

“Saya menghimbau kepada calon legislatif yang akan bertarung di 2019. Mari hadirkan politik yang santun dan bermartabat, bertaruh gagasan, ide dan rumus penyelesaian masalah bangsa. Bekerja politik, seperti kampanye, yang mencerdaskan dan membahagiakan masyarakat,” tutup Ulfah.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga