Cacat Hukum, KPU Bulukumba Nyatakan 3 Bacaleg TMS

87
  • 1
    Share
Pileg 2019
Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. (INT)

SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba menyatakan tiga bakal calon legislatif (Bacaleg) di Bulukumba, Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Hal tersebut dikarenakan mereka cacat hukum atau pernah dipidana.

Ketiga bacaleg tersebut, yakni Juharta dari Partai NasDem, Arkam Buhari dari Partai Golkar dan A Muktamar dari Partai Berkarya.

Komisioner KPU Bulukumba, Syamsul saat dikonfirmasi,Sabtu (21/7/2018), mengatakan, saat ini telah menyerahkan 3 berkas Bacaleg yang dinyatakan TMS pasca verifikasi dilakukan.

“Statusnya itu saat ini TMS. Karena putusan pengadilannya pernah dipidana. Kami sebagai penyelenggara tetap berpedoman pada PKPU No 20,” jelas Syamsul.

Syamsul mengaku, untuk lolos atau tidaknya, KPU masih menunggu yudisial review PKPU, itupun jika diterima oleh Mahkamah Agung (MA).

“Jika tidak, kami tidak bisa loloskan. Kami sebagai penyelenggara, hanya berpedoman pada PKPU, yang jelas tadi berkas yang diserahkan masih berstatus TMS,” jelasnya.

Syamsul mengatakan dalam PKPU No 20 Pasal 4 ayat 3, menjelaskan mengenai pengajuan bakal calon yang dipersyaratkan. Yakni bukan Bacaleg yang cacat hukum

” Dalam PKPU jelas, dalam seleksi bakal calon secara demokratis dan terbuka, tidak menyertakan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, dan korupsi,” jelas Syamsul.

Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Andi Hamzah Pangki, yang dikonfirmasi perihal status TMS bacalegnya mengaku, jika Golkar mendorong kader lama dalam bacaleg. Hal tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap kader lama.

“Saya belum tahu terkait masalahnya. Saya akan periksa besok berkasnya,” ujar Hamzah melalui pesan WhatsApp.

Penulis: Akbar Wahyudi
Editor: Awang Darmawan

Cacat Hukum, KPU Bulukumba Nyatakan 3 Bacaleg TMS 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga