Ketika Sumarsono Bertemu Mantan Atasan Langsung

88
  • 2
    Shares
Img 20180721 Wa0017
SULSELSATU.com, TORAJA UTARA – Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menemui mantan atasan langsungnya saat berkunjung ke Kabupaten Toraja Utara, Jumat, (27/07/2018).
 
Dia adalah mantan Direktur Pengembangan Wilayah Ditjen Bangda, SK Mangiri.
 
Sebelumnya, tokoh pertama yang ditemui adalah Parawansa mantan Dirjen Bangda Kemendagri. Tokoh yang satu ini sudah ditemui Soni sejak April lalu. 
 
Sejak awal Soni sudah meniatkan diri untuk menemui satu demi satu di kediaman masing-masing. Di mana pun mereka berada dengan dan dalam kondisi apapun.
 
Soni yang juga merupakan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri tak ingin begitu saja melupakan sejarah. Apalagi, pada orang yang memberi andil sehingga karir birokratnya melesat pesat.
 
“Saya harus temui keduanya. Merekalah yang membina, menggembleng saya sehingga mencapai puncak di birokrasi,”  ungkap Soni.
 
Seperti diketahui, saat ini Soni telah melewati beberapa tahapan jabatan mulai dari staf, kepala sub seksi, kepala seksi, kepala bagian, direktur hingga direktur jenderal.
 
Ketika mencapai eselon satu di Kemendagri sebagai Dirjen Otda, dia mendapat tugas tambahan sebagai Penjabat dan Pelaksana Tugas Gubernur di tiga provinsi.
 
Tatkala dia sudah memegang Surat Keputusan Presiden RI sebagai penjabat Gubernur Sulsel, dia pun terkenang dua tokoh asal Sulsel yang dia anggap berjasa terhadap perjalanan karirnya.
 
Sebab kedua tokoh idola Soni ini kebetulan berasal dari Sulsel. Keduanya sudah sepuh berusia sekira 80an tahun. Masih sehat walfiat, gesit dan mudah diajak berbincang. 
 
Usai melakukan kunjungan ke Kabupaten Tana Toraja, ia kemudian ke Kabupatena Toraja Utara. Untuk menemui mantan atasannya langsung S.K. Mangiri. 
 
Ia tiba di kediaman Mangiri sekira pukul 22.30 Wita, rumahnya tampak asri dengan jejeran beberapa rumah adat tongkonan, gemericik air sungai mengalir hangat menyambut, sama hangatnya ketika Mangiri menyambut Soni.
 
“Ini gubernur saya pak, selamat datang di pondokan saya,” ujarnya, memeluk Soni.
 
Mangiri yang masih menggunakan sarung, kemudian mempersilahkan masuk ke dalam rumahnya.
 
Kemudian mereka tidak langsung duduk di kursi tamu tetapi langsung menuju ke foto yang ada di dinding rumah tersebut, Soni mengenali beberapa momen yang diabadikan dan anggota keluarga Mangiri. Kemudian dengan wajah bangga dan tangan tak ingin dilepaskan merangkul mantan anak buahnya tersebut memperkenalkan Soni.
 
“Saya senang ada teman, anak buah jadi gubernur, bukan main lebih baik dari bapak buahnya. Waktu jadi kepala seksi saya, ia yang paling rajin dan pintar,” kata mantan Direktur Pengembangan Wilayah di Ditjen Bangda ini. 
 
Layaknya anak buah yang siap menerima perintah, Soni hanya menjawab dengan kalimat “Ya.. Ya.. Siap.. Siap” jawabnya.
 
Mangiri melanjutkan, sembari menujuk salah satu foto dengan menceritakan pengalamannya bertemu dengan Presiden RI kedua Soeharto. “Saya ini pak, mungkin orang Toraja pertama yang salaman dengan Soharto,” jelasnya. 
 
Hal inilah yang ditimpali dengan bercanda oleh Soni bahwa, “Pak Mangiri juga orang Toraja pertama yang mendapat SK dari Presiden,” sebutnya.
 
Mangiri dengan mata berbinar dan bangga kembali menceritakan beberapa bawahannya telah menjadi orang penting di Indonesia menjadi gubernur atau menteri, misalnya, Siti Nurbaya Bakar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
 
Uniknya, Soni yang ditemani sang isteri Raden Roro Tri Rachayu menemui mantan bosnya itu tengah malam. Terlihat juga hadir Pj Sekda Sulsel Tautoto Tana Ranggina dan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan. 
 
Ditemani teh hangat yang disajikan, perbincangan mereka juga bertambah hangat diselingi ledakan tawa ketika bercerita hal-hal nostalgia. Sumarsono mengakhiri kunjunganya pada pukul 24.00 Wita. 
 
Sebelumnya, Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, saat pertemuan lintas agama di Rumah Jabatan Bupati, menyampaikan Soni akan menemui mantan atasannya langsung (Ansung).
 
“Ada sebuah mimpi yang harus diwujudkan Pak Gubernur malam ini. Mimpinya ingin ketemu seseorang yang sudah menjadikan sebagai Gubernur Sulsel, seandainya bukan karena Pak S.K. Mangiri mungkin beliau tidak pernah jadi Gubernur, beliau tadi menyampaikan pada saya, jam berapa pun, saya harus mengunjungi beliau malam ini,” bebernya.
 
Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Kink Kusuma Rein