Sumarsono Resmi Bergelar Sulo Langi

55
  • 1
    Share
Img 20180721 Wa0030

SULSELSATU.com, TORAJA UTARA – Setelah melalui serangkaian prosesi, Pj Gubernur Sulsel Sumarsono kini resmi bergelar Sulo Langi. Dia dianugerahi gelar adat oleh pemkab Toraja Utara saat melakukan kunjungan kerja.

Sulo Langi memiliki arti “cahaya dari langit yang menyinari bumi”, nama ini sebagai simbol kepemimpinan dan kecerdasan yang melayani dan merangkul semua elemen masyarakat serta kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.

Penganugerahan diberikan melalui prosesi adat oleh To Parengnge Pimpinan Tongkonan To Bubun Bawa Sura Kesu’ Toraja diampingi tokoh masyarakat kecamatan seToraja Utara pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-10 Torut di Lapangan Bakti, Sabtu (21/07/2018).

Sumarsono didampingi istri menggunakan pakaian adat Tana Toraja warna putih yang disebut baju adat Pa’tannun. Baju adat ini merupakan pakaian adat tenunan masyarakat Toraja. Menerima gelar adat tersebut dengan diberikan selempang, juga perhiasan dan senjata adat (parang).

“Penjelasan penganugrahan dibenarkan sepanjang melalui prosesi adat. Pemberian gelar akan berlabuh seumur hidup bagi orang yang diberikan gelar,” kata Oktavianus tokoh adat/masyarakat saat memberikan penjelasan penganugrahan. 

Sumarsono mengaku, gelar yang diberikan merupakan sebuah tanggung jawab yang besar. 

“Ucapan dan apresiasi yang setingginya atas penghargaan adat yang diberikan. Dalam perjalan karir saya hingga memcapai puncak karir sebagai penjabat Gubernur Sulsel, sebuah gelar adat yang berat menyandangnya, berat tanggungjawab moralnya,” sebutnya. 

Menurutnya, gelar ini menjadi bagian komitmenya, di dalamnya juga terkandung harapan nama Sulo Langi pada Dirjen Otonomi Daerah ini. 

“Ini saya terima dengan senang hati, sebagai komitmen saya, sebagai pemimpin dan warga kehormatan Toraja. Saya sebagai bagian Toraja Utara, saya akan junjung nama baik, harkat dan martabat Toraja Utara di seluruh Indonesia,” tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, mengatakan dasar pemberian gelar ini karena kiprah Sumarsono sejauh ini. 

“Pemberian gelar ini diberikan atas kiprah dan prestasi Bapak Soni Sumarsono dalam kepemimpinan di jajaran pemerintahan sejak dari staf sampai direktur pemekaran dan tiga kali menjabat gubernur,” paparnya. 

Selain itu, kontribusi Sumarsono dalam perkembangan Torut di usianya yang ke-10 tahun sejak daerah tersebut dimekarkan dari kabupaten induknya Tana Toraja.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan