Berawal dari SKCK, Cewek Alumni UMI Nyaris Diperkosa Oknum Polisi

163
  • 2
    Shares
38perkosa Labuan Bajo
Ilustrasi (Int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perempuan berinisial AM (22) nyaris menjadi korban tindak pidana pemerkosaan oleh oknum anggota Polres Luwu, Bripda IR di Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Tamalanrea, Makassar.

Ironisnya, korban AM yang juga merupakan alumni Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini juga dianiaya pelaku dengan cara dipukul dan ditendang.

Korban AM mengaku, kejadian bermula ketika pelaku Bripda IR menghubunginya untuk bertemu. Belakangan diketahui pelaku mengambil nomor korban yang tertera di biodata SKCK.

“Dia ambil nomorku dari biodata SKCK. Setelah itu dia hubungi ajak ketemu. Awalnya dia minta dijemput di Villa Mutiara tapi saya tolak karena jauh, jadi kami ketemu di BTP. Setelah itu kami jalan ke MP,” kata AM, Sabtu (21/7/2018).

Hingga kejadian yang tak disangka-sangka AM terjadi, pasalnya ia dibawa ke rumah rekan IR.

“Dia belok ke BTP. Saya bilang mauka ke warkop, karena kebetulan motorku di rumah temannya jadi saya bilang ke dia antar maka saja ke warkop nanti samaka teman ku ambil motor. Tapi dia tetap ngotot, katanya temani untuk ketemu temannya,” bebernya.

Setiba di rumah rekannya, lanjut AM, rumah tersebut dalam keadaan kosong dan terkunci. Tak lama kemudian temannya datang untuk membuka pagar. Karena mulai curiga AM tidak masuk ke rumah meski diminta oleh RI.

“Saat temannya datang buka pagar saya masih menunggu teman saya. Saya takut untuk masuk. Kami cuma berbincang di luar pagar beberapa saat. Tidak lama dia mulai mengajak masuk dan saya menolak. Dia mulai menarik tangan saya dengan paksa. Saya memberontak,” katanya.

Tidak lama setelah itu, IR menarik korban ke dalam rumah lalu mungunci pintu. Karena panik, AM berusaha menghubungi temannya, namun handphone-nya dirampas. Cekcok mulut pun tak terhindarkan.

“Waktu saya mengancam berteriak dia pukul pipi kiri saya. Saya sempat dorong, tapi dia malah tendang kakiku. Saya sempat ambil penutup baling kipas angin dan mengancam memukul. Jadi langsung dia buka pintu,” tambahnya.

“Saya langsung ambil motorku. Saya telepon kakakku untuk datang. Pas kakakku sampe dia dan temannya pergi,” tukasnya.

Atas insiden tersebut, korban AM diketahui telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Tamalanrea, Minggu (22/7/2018) sore.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga