Indonesia dan Malaysia Akan Tuntaskan Polemik Wilayah Perbatasan

26
  • 3
    Shares
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kunjungan Menteri Luar Negeri Malaysia Dato Saifuddin Abdullah ke Jakarta, salah satunya yakni membahas wilayah perbatasan. Perbatasan Indonesia Malaysia membentang dari darat hingga laut.

Untuk memudahkan mana batas wilayah kedua negara, pemerintah Indonesia dan Malaysia saat ini sedang menegosiasikan apa yang dinamakan Border Crossing Agreement (BCA). “BCA sedang kita coba untuk diselesaikan paling tidak dalam dua bulan. Nah kalau BCA ini sudah selesai. Maka border treatnya itu bisa kita mulai bahas. karena BTA (border treat) tidak akan ada kerja samanya kalau BCA belum selesai,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/7).

Batas maritim kedua negara berada di laut Sulawesi dan Selat Malaka. “Perlu kita sampaikan bahwa wilayah perbatasan baik darat maupun maritim itu paling luas dengan Malaysia. Mari kita selesaikan satu per satu” ungkap Retno.

“Pertama, sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati kedua belah pihak. Bahwa ada beberapa titik, satu di laut sulawesi, satu di selat malaka yang akan diformalkan. Titik-titik itu kemudian bisa disambung negosiasi dengan titik yang lainnya”.

“Jadi yang sudah kita selesai negosiasikan mari kita resmikan dan mereka sudah. Mandat penuh kita berikan pada tim teknis yang akhirnya akan melaporkan langsung. Serta hal mana yang harus di push,” kata dia dikutip dari merdeka.

Terlebih kedua menlu telah menciptakan cara pendekatan baru komunikasi informal melalui aplikasi pesan Whatsapp.

“Kita sepakat untuk menyelesaikan masalah satu per satu tahap demi tahap dan tidak menunggu hingga masalah menumpuk baru diselesaikan atau penyelesaian sekaligus. Jadi saya pikir ini pendekatan baru antara kami. Nanti para pejabat terkait akan duduk bersama membahas satu per satu masalah yang mana bisa diselesaikan terlebih dahulu untuk segera diselesaikan,” ujar Menlu Saifuddin.

Melalui cara ini, ia optimis bahwa hubungan Indonesia Malaysia akan semakin erat. “Ini adalah tanda bahwa hubunga bilateral Indoensai dan Malaysia sudah baik menjadi semakin baik,” kata dia.

Editor : Agung Hidayat

Rekomendasi Berita

Baca Juga