Dianggap Gila, Pengguna Sabu Dinyatakan Bebas dari Hukum oleh Polres Bulukumba

56
  • 1
    Share
Ilustrasi (Int)
Dianggap Gila, Pengguna Sabu Dinyatakan Bebas dari Hukum oleh Polres Bulukumba 1

SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Taufik alias Upi (36), warga Dusun Salu, Desa Bonto Tangga, Kecamatan Bonto Tiro, Bulukumba dinyatakan bebas dari hukum oleh Polres Bulukumba meski telah tepergok nyabu disalah toko retail pada Kamis 18 Juli lalu.

Kasat Res Narkoba Polres Bulukumba, AKP Aris Sumarsono mengatakan, pihaknya telah menetapkan bahwa Taufik mengalami gangguan kejiawaan. Penetapan tersebut diklaim Aris telah didukung keterangan dokter yang menyebutkan bahwa Taufik mengalami gangguan kejiwaan.

“Saat diamankan di Mapolres, Taufik terus berteriak tak karuan, sehingga saat diperkasakan di rumah sakit, dokter memvonis ada kelainan jiwa,” kata AKP Aris.

Selain dokter, menurut Aris. juga dibenarkan oleh pihak keluarga. Pasalnya, dihari penangkapannya, salah seorang kerabatnya mendatangi kantor Polsek dan memperlihatkan surat keterangan kejiwaan pelaku.

“Saat penangkapan, telah kami lihat surat keterangan kejiwaannya dari rumah sakit jiwa. Berdasarkan hasil pemeriksaan kami di rumah sakit hiwa, juga membenarkan kondisi pelaku,” ujarnya.

Karena kondisi tersebut, pelaku dikenai Pasal 44 terkait pelanggaran yang dilakukan oleh orang yang sakit berubah akal.

Dalam 44 ayat 1 tersebut menyebutkan, tiada dapat dipidana barangsiapa mengerjakan suatu perbuatan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kepadanya, sebab kurang sempurna akalnya atau sakit berubah akal.

Sebelumnya, kepolisian Sektor Bonto Tiro, menangkap Taufik yang nekat menghisap sabu di meja kasir salahsatu retail.

Dengan menggunakan air mineral dan pipet yang dia beli di toko retail tersebut, Taufik asik mengolah bubuk bening, yang sambil berpesan kepada kasir dan pengunjung untuk tidak mengkonsumsi sabu karena berbahaya.

Penulis: Akbar Wahyudi
Editor: Hendra Wijaya

Iklan stie Amkop

Rekomendasi Berita

Baca Juga