Inalum Pakai Dana Asing untuk Akusisi Saham Freeport

  • 5
    Shares
Inalum
Inalum (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) harus mencari dana USD 3,85 miliar untuk menguasai 51 persen saham PT Freeport Indonesia. Sebelumnya, induk dari holding BUMN tambang ini mengaku mendapatkan tawaran dari beberapa bank asing yang mau memberikan pinjaman.

Direktur Keuangan PT Inalum, Orias Petrus Moedak, mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan bank BUMN maupun non BUMN ataupun bank asing terkait dari mana asal pinjaman tersebut. Menurut Orias, yang diprioritaskan adalah meraih dana dari luar negeri atau offshore.

“Intinya bukan BUMN, non BUMN. Tapi dari offshore. Artinya dananya dari luar Indonesia. Saya enggak bahas itu (BUMN atau bukan). Saya akan cari offshore. Prosesnya offshore. BUMN ikut apa enggak bukan itu yang dibahas,” kata Orias di Gedung DPR, Jakarta, dikutip dari Kumparan, Senin (23/7/2018).

Menurut Orias, tidak semua skema offshore tersebut harus datang dari bank asing. Namun dapat pula datang dari bank dalam negeri. Untuk itu saat ini pihaknya tengah mencari pendanaan dengan bunga pinjaman paling murah.

“Kami bicara pada bank-bank. Ya sekitar sebelas. Kemudian, bunga kami cari murah. Enggak urusan BUMN atau bukan. Yang penting dananya asing. Jadi dana luar masuk ke dalam,” ujarnya.

Nantinya pinjaman tersebut akan diberikan dalam bentuk sindikasi. Sehingga meskipun sumber pinjaman berasal dari banyak bank, namun hanya menggunakan satu term dan besaran bunganya sama.
“Kami usahakan pakai dana pihak ketiga. Kalau kurang baru pakai uang kami. Pokoknya semua selesai, saya bayar. (Agustus) optimistis,” tutupnya.

Editor: Febriansyah