Pemerintah Target Defisit Anggaran Semester II Sebesar Rp203,7 Triliun

  • 2
    Shares
Menteri Keuangan
Menteri Keuangan, sri Mulyani dan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pemerintah menetapkan target defisit anggaran dalam semester II tahun 2018 diperkirakan sebesar Rp203,7 triliun atau sekitar 1.38% dari pendapatan domestik bruto (PDB).

Jumlah ini diperoleh dari target penerimaan semester II/2018 sebesar 56,5 persen dari total pagu sebesar Rp1.069,6 triliun, target belanja sebesar 57,3 persen dari total pagu sebesar Rp1.273,2 triliun, dan target pembiayaan anggaran sebesar Rp138 tirliun.

Selain itu, penerimaan perpajakan ditarget mencapai 55,3 persen dari pagu APBN 2018, yakni sebesar Rp895 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari pendapatan pajak dalam negeri Rp873,9 triliun dan pajak perdagangan internasional Rp21,1 triliun.

Target defisit anggaran tersebut juga didukung optimisme perekonomian Indonesia yang tetap terjaga hingga akhir tahun 2018

“Melihat pada kondisi terkini dan prospek ekonomi ke depan, pemerintah tetap optimis perekonomian Indonesia masih akan tetap terjaga dalam tahun 2018, sebagai pijakan penyusunan rencana pembangunan dan kebijakan fiskal dalam tahun mendatang,” ujar Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dalam rapat panja Badan Anggaran DPR RI perumus kesimpulan dengan pemerintah di Gedung DPR RI, dikutip dari Akurat, Senin (23/7/2018).

Askolani melanjutkan, dengan target defiait tersebut, sampai dengan akhir tahun anggaran, realisasi defisit diperkirakan sebesar Rp314,2 triliun atau sekitar 2,12 persen terhadap PDB.

Selain itu, keseimbangan primer hingga akhir tahun 2018 diperkirakan mencapai negatif Rp64,8 triliun, yang berarti lebih rendah dari rencananya di APBN tahun 201 8 sebesar negatif Rp87,3 triliun.

Editor: Febriansyah