Ini Program Prioritas Prof Andalan yang Dikoneksikan dengan Anggaran Pemprov

152
  • 7
    Shares
Pasangan Prof Andalan saat debat Pilgub Sulsel. (Sulselsatu/Moh Niaz Sharif)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim transisi gubernur dan wakil gubernur terpilih, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) terus mengusulkan dan mengkaji program prioritas yang dijanjikan pada masa kampanye.

Sebagaimana diketahui, pada masa kampanye ada 5 program unggulan yang dijanjikan oleh Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman.

Kelima janji tersebut masing-masing, bantuan permodalan, teknologi dan skill untuk mendukung hilirisasi pertanian dan perikanan,

Kemudian, rumah sakit regional di 6 wilayah dan ambulans aiaga, birokrasi anti korupsi dan masyarakat madani, destinasi wisata andalan berkualitas internasional, dan pembangunan infrastruktur yang menjangkau masyarakat desa terpencil.

“Misalnya bagaimana destinasi wisata. Ada sejumlah area yang kita ingin kembangkan untuk menjadikan objek wisata yang terintegrasi ke depan,” kata anggota tim transisi, Jayadi Nas, usai rapat tertutup bersama tujuh OPD di Kantor Bappeda Sulsel, Selasa (24/7/2018).

Pihaknya merencanakan rest area sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan jauh, misalnya ke Tana Toraja, bisa singgah untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan. Hal ini juga diharap mampu meningkatkan peluang usaha di tingkat daerah.

Sementara, untuk pembangunan rumah sakit regional di enam wilayah, Jayadi mengaku, pihaknya masih melakukan studi kelayakan terkait apakah program tersebut hadir dalam bentuk pembangunan rumah sakit baru atau rumah sakit lama yang akan dikembangkan.

“Misalnya yang di Parepare itu kita ingin melakukan feasibility study seperti apa, baru kita lakukan dan sejumlah daerah yang kita ingin insya Allah kita bisa jadikan sebagai tempat untuk melakukan pembangunan rumah sakit regional,” ujarnya.

Adapun enam wilayah yang dimaksud antara lain adalah Tana Toraja, Luwu Raya, Ajatappareng, daerah Bosowa (Bone, Soppeng, Wajo) dan daerah bagian Selatan.

“Ini untuk lebih mendekatkan pelayanan di bidang kesehatan pada masyarakat kita. Tidak harus sampai ke RS di Makassar. Intinya bagaimana lebih mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat,” katanya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya