Warga Menang, Pengadilan Tolak Gugatan Sengketa Lahan Bara-Baraya

120
  • 31
    Shares

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar menolak gugatan sengketa tanah di Kelurahan Bara-Baraya.

Keputusan itu dibacakan dalam sidang putusan yang berlangsung di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (24/7/2018) pagi tadi.

Ketua majelis hakim, Hakim Tampubolon dalam amar putusannya menimbang bahwa ahli waris, Nurdin Dg Nombong dan H Andi Umar sebagai penggugat yang mengklaim tanah yang ditempati warga Bara-baraya sebagai tergugat adalah salah objek.

Merespon putusan itu, puluhan massa dari warga Bara-baraya yang turut hadir di persidangan sangat bahagia dengan putusan majelis hakim.

Sementara itu, kuasa hukum warga Bara-Baraya, Ayu Khaidir mengatakan, objek yang dipersengketakan oleh ahli waris Nurdin Dg Nombong diklaim sebagai miliknya. Namun warga memiliki dasar hukum yang kuat sebagai pemilik lahan. Dengan keputusan majelis hakim ini warga Bara-baraya merespon dengan gembira.

“Jadi keputusan ini adalah keputusan yang adil. Mereka tidak mampu menunjukkan bukti kepemilikannya. Namun jika dieksekusi maka bisa jadi akan buram, karena tidak tahu lokasi mana yang mau dieksekusi,” kata Ayu usai persidangan.

Ayu mengapresiasi keputusan majelis hakim yang menolak gugatan sengketa lahan yang berlokasi di Jalan Abu Bakar Lambogo, Kelurahan Bara-baraya, Kota Makassar yang diajukan Nurdin Dg Nombong dan H Andi Umar yang mengklaim sebagai pemilik lahan kurang lebih 3 hektar.

“Kami bersyukur sekali, karena tanah ini adalah tanah warga sebetulnya. Sekalipun tidak mengenai pokok perkara tetapi pada dasarnya tidak dapat diterima sudah menunjukkan bahwa mereka (ahli waris) tidak tahu yang mana lokasi miliknya. Jadi apresiasi pada hakim-hakim sudah memutuskan gugatan tidak dapat diterima, karena mereka tidak jelas yang mana mereka tunjuk,” pungkasnya.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan