Dampak Sistem Zonasi, Sejumlah SMP di Makassar Kekurangan Siswa

  • 2
    Shares
Ilustrasi Ppdb
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Pendidikan Kota Makassar menerapkan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru yang diterapkan pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Hasbi mengatakan, sejumlah SMP di Makassar mengalami kekurangan siswa akibat sistem tersebut.

Aturan yang menyatakan bahwa setiap kelas wajib dihuni oleh 32 siswa tidak mampu dipenuhi oleh beberapa sekolah, seperti SMP 16, SMP 32, SMP 40 dan SMP 21.

Dia menyebut, jumlah siswa per kelas tidak mencapai 32 orang. 

“Tapi kenyataannya, jumlah siswa di sana tidak mencapai 32 orang perkelas. Saya tidak tahu persis jumlah kekurangan secara keseluruhan di Makassar namun saya pastikan itu jumlahnya ada ratusan,” Ujar Hasbi.

Untuk itu, dia meminta kepada siswa yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus agar mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut.

Untuk mempermudah proses pendaftaran, Hasbi mengatakan calon siswa cukup membawa surat keterangan hasil ujian.

“Tidak adami sistem zonasi, orang tia siswa cukup membawa SKHU saja, ini sifatnya darurat dan mendesak, pendaftaran online juga sudah selesai,” ucap Hasbi.

Penulis: Mawar A. Pasakai
Editor: Awang Darmawan