Maju Jadi Caleg, Kadis Perikanan Barru Mundur sebagai ASN

36
  • 4
    Shares
Kadis Perikanan
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Barru, Mursalim Abdullah. (Sulselsatu/Asriadi Rijal)

SULSELSATU.com, BARRU – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Barru, Mursalim Abdullah mundur sebagai ASN usai memutuskan untuk maju di Pileg 2019. Mursalim memilih untuk pensiun lebih awal dari masa purnabaktinya yang akan jatuh pada 1 Januari 2019 mendatang.

Mursalim akan ikut berebut kursi DPRD Barru di Dapil 1 lewat Partai NasDem.

“Kalau saya semestinya itu pensiun pada 1 Januari 2019, namun karena aturan KPU jika maju menjadi calon legislatif maka harus pensiun pada 31 Agustus mendatang. Makanya, saya ajukan permohonan percepatan,” kata Mursalim, Selasa (24/7/2018).

Ia menegaskan jika hal ini sudah dipikirkannya secara matang. Menurutnya, maju dalam Pileg tahun 2019, tidak lain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Barru, termasuk di dalamnya sebagai wakil rakyat melalui kursi dewan.

“Keinginan kita ke depannya bagaimana memberikan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Barru, karena bentuk pengabdian tidak ada akhirnya. Sehingga, setelah mengabdi melalui eksekutif, kini melalui legislatif,” katanya.

Mursalim pun mengandalkan pengalamannya selama jadi pejabat di Pemkab Barru. Ia mengaku paham betul cara berinteraksi dengan anggota dewan.

“Banyak pengalaman yang bisa kita bawa melalui kursi eksekutif kemarin, dan kemudian kita pastinya akan terapkan melalui kursi dewan. Sedikit tidaknya selama ini kami banyak berinterkasi dengan dewan dan juga masyarakat, jadi kita sudah tahu betul apa yang perlu kita lakukan nantinya,” tegasnya

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barru, Nasruddin yang dikonfirmasi membenarkan adanya pengajuan surat permohonan pensiun atas permintaan sendiri (APS) dari Mursalim.

“Iya, ada nama Mursalim Abdullah yang mengajukan permohonan mundur dari ASN.Pejabat ini sebenarnya belum sampai pada usia pensiun sebenarnya (UPS) kemudian melakukan langkah atas permintaan sendiri. Langkah yang dilakukan pejabat tersebut sudah sesuai prosedur yang berlaku dalam regulasi ASN,” kata Nasruddin.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Awang Darmawan

Terpopuler