Polisi Setop Puluhan Truk Proyek Kereta Api di Barru, Ini Penyebabnya

2687
  • 410
    Shares
Truk Proyek
Puluhan truk pengangkut material pembangunan rel kereta api di Barru dihentikan polisi lantaran melanggar aturan lalu lintas. (Sulselsatu/Asriadi Rijal)

SULSELSATU.com, BARRU – Kabag OPS Polres Barru, Kompol Akbar Usman tiba-tiba turun dari mobil dinasnya saat melintas di Jalan Poros Makassar Parepare di Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Selasa (24/7/2018) siang.

Akbar bersama anggotanya menyetop 60 mobil truk pengangkut material proyek pembangunan rel kereta api. Supir truk yang disetop kemudian dikumpul dan diberikan arahan.

“Tadi ketika saya melintas, saya melihat salah satu mobil yang material tanahnya jatuh di aspal. Tanah yang jatuh itu besar-besar volumenya. Tiba-tiba mobil di belakang mobil truk tersebut melakukan pengereman mendadak. Ini kan bahaya bagi pengendara yang lewat. Makanya saya hentikan semua,” kata Akbar, Selasa (24/7/2018)

Akbar mengatakan, puluhan mobil truk itu disetop lantaran tidak mematuhi aturan dalam berkendara, khususnya dalam mengangkut material bangunan.

Ada mobil truk tanpa penutup timbunan dan sebagian hanya menutup bagian atas. Bahkan ada pula yang terlihat unggal-unggalan.

“Saya inisiatif berhenti karena saya anggap ini sama sekali tidak bisa dibiarkan. Sebagai polisi maka saya kumpulkan mereka, ini juga untuk keselamatan para supir. Kecelakaan bisa saja terjadi jika keamanan masing-masing pengendara tidak menjaga. Masyarakat di sekitarnya juga butuh keamanan, maka seluruh supir truk saya berikan arahan,” kata Akbar.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Awang Darmawan

Polisi Setop Puluhan Truk Proyek Kereta Api di Barru, Ini Penyebabnya 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga