Penurunan Nilai PPh, Ekonom: Tidak Berpengaruh dengan Kepatuhan Wajib Pajak

15
093093100 1459315191 Pajak2
Ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Keringanan yang diberikan kepada pelaku UMKM berupa pemangkasan pajak dari 1 persen menjadi 0,5 persen, dinilai tidak ada hubungannya dengan kepatuhan wajib pajak.

Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin, Anas Iswanto menjelaskan, pemangkasan pajak dari Kemeterian Keuangan tidak berpengaruh dengan kepatuhan wajib pajak.

Meskipun diturunkan atau dinaikkan, wajib pajak harus melaporkan pajak. Yang ada, dengan pengurangan pajak ini, pengusaha memiliki modal tambahan yang bisa diinvestasikan lagi.

Baca juga: PPh Turun 0,5 Persen, DJP Sulselbartra Minta Wajib Pajak Lebih Patuh

Senada dengan Anas, Pengamat Ekonomi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Muhammad Rum yang mengatakan, keringanan pajak tidak ada hubungannya dengan kepatuhan.

“Pengurangan pajak ini berlaku untuk UMKM. Namun, keringan pajak ini bisa membuat UMKM tersebut berkembangan menjadi usaha besar sehingga DJP ke depannya bisa memberikan pajak tambahan,” ujar Rum.

Menurutnya, ketidaktaatan dalam melapor pajak memang sudah lama. Meskipun ada keringan pajak, tidak berhubungan dengan kepatuhan wajib pajak.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Hendra Wijaya