Perseteruan Trump-Rouhani, Panglima Militer Iran Siap Perang

41
  • 2
    Shares
Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Iran, Hassan Rouhani (int)

SULSELSATU.com, TEHERAN – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mohammad Baqeri bersumpah akan membalas segala ancaman yang datang dari luar, terutama yang baru-baru ini dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pada Selasa (24/7/2018) kemarin, Baqeri mengatakan kepada Press TV Iran telah mempertahankan persatuannya selama empat dekade terakhir, dan juga berurusan dengan musuh-musuh, seperti AS dan rezim Zionis Israel.

AS juga menuntut semua negara menghentikan impor minyak dari Iran mulai dari 4 November mendatang, dalam upaya untuk mencekik ekonominya. Menanggapi hal ini, Iran pun mengancam akan memblokir Selat Hormuz, rute pengangkutan utama untuk ekspor minyak negara-negara Teluk.

Baqeri menggarisbawahi, Iran tidak pernah mengobarkan perang terhadap negara mana pun dan menginginkan perdamaian dan stabilitas di kawasan itu. Dia menambahkan, republik Islam telah mempertahankan hubungan baik dengan negara-negara tetangga, dan membantu memajukan perdamaian regional.

“Sebagai kekuatan dominan di Teluk Persia dan Selat Hormuz, (Iran) selalu menjadi penjamin keamanan pengiriman dan ekonomi global di jalur air vital ini dan memiliki kekuatan untuk mengambil tindakan terhadap skema apa pun di wilayah ini, “Kata Baqeri.

Editor: Febriansyah

Perseteruan Trump-Rouhani, Panglima Militer Iran Siap Perang 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga