Pemerintah Subsidi Listrik ke Mappi Papua, Warga Hanya Bayar Rp 450 per kwh

22
  • 1
    Share
Mappi

SULSELSATU.com, MAPPI – Program Papua terang yang diinisiasi PT PLN (Persero) telah melistriki tiga Desa yang ada di Kabupaten Mappi, Papua. Perusahaan listrik BUMN ini juga memberikan subsidi bagi masyarakat yang ada di Desa Rep, Desa Enem, dan Desa Paedam.

Menurut Direktur Bisnis Regional Maluku Papua Ahmad Rofiq, nantinya para warga cukup membayar listrik Rp 450 per kWh untuk pelanggan golongan 450-900 Volta Ampere (VA).

“Sekarang masyarakat menggunakan pakai aturan pemerintah, kalau 900 VA ke bawah tidak sampai Rp 450 per kwh,” kata Rofiq di Merauke, Papua, Rabu (25/7).

Menurut Rofiq, sebetulnya tarif untuk listrik di wilayah Papua dan Papua Barat jauh lebih mahal dibandingkan dengan wilayah lainnya. Bahkan, kata dia, perusahaan pun tak mengambil keuntungan dari pemasangan listrik di wilayah tersebut.

Untuk biaya pokok produksi (BPP) listrik di kawasan Indonesia Timur saja, tarifnya sekitar Rp 3.000 per kWh. Sementara perusahaan hanya mendapatkan subsidi dari pemerintah Rp 1.000 per kWh. Sehingga ada selisih tarif yang harus ditanggung perusahaan sekitar Rp 1.500.

“Tapi sebagai perusahaan negara, ada subsidi, dan kami tetap komitmen untuk tetap melistrik Kami tidak mempermasalan adanya kekurangan biaya. Disubsidi silang antara daerah yang sudah untung dengan yang defisit sehingga dapat jaga pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya dikutip dari kumparan.

Lebih lanjut Rofiq menuturkan, untuk memudahkan masyarakat melakukan pembelian listrik, perusahaan juga berencana mendirikan kantor PLN rayon di Mappi. Sebab, saat ini masyarakat baru bisa memanfaatkan penjualan token-token listrik di warung-warung kecil.

“Kami sedang proses buat kantor rayon di sana. Nanti dalam tahun ini kami rencanakan melistriki. Kami berharap Mappi sebagai Kabupaten definitif akan memiliki kantor (PLN) vertikal yang memang definitif di sini,” ujarnya.

Editor: Agung Hidayat