Gara-gara Overdosis, Demi Levato Dilarikan ke RS

159
  • 1
    Share
Demi Levato
Demi Levato (int)

SULSELSATU.com – Penyanyi, Demi Lovato dilarikan ke rumah sakit karena diduga overdosis heroin, Selasa (24/7/2018) waktu setempat. Itu dikonfirmasi sumber keluarga Lovato yang diwawancara CNN.

Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles pun mengonfirmasi bahwa mereka menerima panggilan darurat pada 11.22 pagi waktu setempat. Panggilan itu meminta obat-obatan segera.

Mereka juga meminta transportasi darurat bagi wanita berusia 25 tahun ke rumah sakit.

Panggilan itu berasal dari area Laurel Canyon, menurut juru bicara Kepolisian Los Angeles, Jeff Lee. Itu merupakan tempat tinggal Lovato.

Namun, perwakilan resmi sang penyanyi belum berkomentar apa pun soal itu.

Peristiwa itu terjadi hanya selang beberapa minggu setelah Lovato mengaku belakangan ketergantungannya terhadap alkohol dan obat-obatan kambuh. Pengakuan itu juga pernah muncul dalam salah satu lagunya yang berjudul Sober, yang dirilis bulan lalu.

Liriknya berbunyi, “I’m sorry for the fans I lost who watched me fall again. I want to be a role model but I’m only human. I’m sorry that I’m here again. I promise I’ll get help.”

Pada Maret, Lovato dengan bangga menyebut dirinya merayakan enam tahun ‘bersih,’ tanpa alkohol maupun obat-obatan. Namun belakangan itu rupanya kambuh lagi.

Pelantun Sorry Not Sorry itu pernah bicara dalam sebuah wawancara, bahwa ia tak hanya tergantung pada alkohol dan kokain. Dirinya juga punya masalah kesehatan mental dan makan.

Lovato seharusnya tampil di acara Beat Shazam yang dipandu Jamie Foxx pada Selasa malam. Namun Fox, stasiun televisi yang menayangkannya, menggantinya dengan episode lain. Itu menambah kepastian bahwa Lovato sedang ada masalah, meski sebenarnya ia telah merekam episode itu Desember lalu.

“Kami memikirkan Demi dan keluarganya,” demikian pernyataan Fox kepada CNN.

Lovato juga seharusnya tampil di Atlantic City Kamis (26/7) mendatang. Namun dilaporkan, penampilan di New Jersey itu dibatalkan. Namun Live Nation yang menyelenggarakannya, belum memberikan komentar apa pun saat berusaha dikonfirmasi oleh CNN.

Editor: Febriansyah

Rekomendasi Berita

Baca Juga