Pemkab Barru Optimis Pelabuhan Garongkong Jadi Pusat Ekonomi Baru di Indonesia

121
  • 1
    Share
Kadis Perhubungan
Kepala Dinas Perhubungan Barru, Andi Adnan Azis. (Sulselsatu/Asriadi Rijal)

SULSELSATU.com, BARRU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru optimis pengembangan Pelabuhan Garongkong ke depan bisa jadi pelabuhan center point Indonesia.

Bukan tanpa alasan, Pelabuhan Garongkong digadang sebagai pelabuhan terbaik di Indonesia Timur dan keberadaan pelabuhan ini menopang Barru sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sesuai regulasi Peraturan Daerah Sulsel Nomor 9 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulsel 2009-2013.

Kepala Dinas Perhubungan Barru, Andi Adnan Azis menyatakan, saat ini Pemkab Barru terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat terkait perkembangan pelabuhan ini.

“Kita optimis akan pelabuhan yang kita miliki. Pelabuhan Garongkong memiliki potensial yang sangat besar. Dalam waktu dekat kita akan berangkat ke Jakarta untuk mengingatkan kembali Dirjen Kelautan untuk perencanaan ini,” kata Adnan kepada Sulselsatu.com, Rabu (25/7/2018).

Terlebih lagi, kata Adnan, Kabupaten Barru punya moda transportasi paling lengkap. Dalam moda darat Barru miliki terminal berbagai tipe. Moda kereta api yang saat ini dalam proses pengerjaan yang merupakan sejarah tersendiri di Sulawesi, apalagi perencanaannya akan dihubungkan dengan Pelabuhan Garongkong.

“Jika moda transportasi udara, Barru kan dekat kota Makassar hanya 100 Km. Semua bisa dijangkau. Barru terlebih berada di tengah-tengah untuk semua kabupaten yang ada,sehingga keberadaan Pelabuhan Garongkong kita ini ke depan akan sangat dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” lanjut Adnan.

Adnan mengatakan, saat ini pelabuhan ini digunakan untuk bongkar muat bahan pangan curah non kering (non pangan) seperti batu bara dan klinker. Operasional angkutan kapal ferry sudah berjalan seperti ke daerah Batu licing.

“Inilah yang akan kita harapkan di Kementerian pusat maupun provinsi, kedepan bisa membuka ruang untuk sektor-sektor jasa, bongkar muat pangan yang bisa menunjang hasil pertanian dan perkebunan masyarakat kita sehingga memiliki multiplayer effect yang lebih maksimal,” katanya.

Diketahui, Pelabuhan Garongkong ini terbagi dalam dua bagian yaitu sisi luar dapat menampung kapasitas kapal 62 ribu ton, sedangkan sisi dalam dengan kapasitas 30 ribu ton. Untuk panjang dermaga sendiri mencapai panjang 250 meter dengan lebar 20 meter.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Awang Darmawan