30 Mahasiswa Unifa Turut Jadi Korban Sertifikat Toefl Palsu

23
  • 2
    Shares
Img 20180704 Wa0101
Barang bukti berupa sertifikat toefl yang dibuat pelaku. (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polsek Rappocini terus melakukan pengembangan terhadap kasus sertifikat toefl palsu yang ditemukan di Universitas Negeri Makassar (UNM).

Kali ini, polisi juga menemukan fakta bahwa kasus yang sama juga terjadi di Universitas Fajar (Unifa).

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus sertifikat toefl palsu yang diungkap di UNM pada awal Juli 2018 lalu, polisi menahan pelaku tunggal, yakni perempuan berinisial ENA (32).

Dalam kasus ini, 4 mahasiswa jadi korban yang sebelumnya dijanjikan oleh pelaku untuk dapat bekerja di UNM dengan syarat ada sertifikat toefl.

Saat itulah Pelaku menawarkan kepada 4 korbannya sertifikat toefl yang ternyata palsu. Padahal korban telah membayar Rp1,2 juta per lembar sertifikat.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Rappocini, Iptu Iqbal Rusman mengatakan, ternyata pelaku ENA juga melakukan praktek yang sama di Unifa.

“Korbannya 30 orang sejauh ini,” kata Iptu Iqbal Rusman kepada sulselsatu.com, Kamis (26/7/ 2018).

“Tapi ini modusnya beda, si pelaku menawarkan beasiswa Pemprov kepada mahasiswa, namun dengan syarat sertifikat toefl itu,” tambahnya.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya