Sering Dianiaya, Dua Bocah Melarikan Diri dari Panti Asuhan

41
  • 1
    Share
Img 20180725 Wa0030 (2)
Dua bocah yang melarikan diri dari panti asuhan di Makassar diamankan di Mapolres Takalar. (Ist)

SULSELSATU.com, GOWA – Anggota jaga Polsek Pallangga yang sementara berpatroli di malam hari disekitar Panciro, tiba-tiba dikagetkan dengan pengendara sepeda motor dengan mencegat dan memberhentikan mobil patroli, Selasa (24/7/2018) sekira 23.00 Wita.

Kedua pengendara tersebut salah satunya bernama Muh. Saleh, yang melaporkan penemuan dua orang anak di pinggir jalan depan rumahnya di Desa Bontokaddopepe.

Saleh membawa kedua anak tersebut dan memperlihatkan ke anggota Polsek kemudian membawanya ke Polsek Pallangga.

Ketika diinterogasi, kedua anak tersebut mengaku bernama IL asal Kabupatan Takalar, dan IM asal Jeneponto. Kedua anak tersebut diperkirakan berumur 10 tahun.

Kasi Humas bersama anggota lainnya menginterogasi ulang kedua anak tersebut dan diduga kedua anak tersebut lari dari salah satu panti asuhan yang beralamat di Makassar. Hingga kini, alamat tersebut belum diketahui karena sering dipukul oleh pengasuh panti asuhan tersebut.

Dari keterangan kedua anak ini menyebut, mereka berjalan kaki hingga Gedung Gaha Pena lalu ada pengendara yang membawanya sampai ke jembatan kembar Gowa dan memberikannya uang sebanyak Rp10 ribu untuk selanjutnya naik angkot Takalar.

“Memang benar ada dua anak ditemukan di jalan dan saat ini diamankan, jika ada indikasi Penganiayaan kami tidak segan segan melakukan tindakan hukum” tegas Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga. Rabu (25/7/2018).

Hingga kini kedua anak tersebut tidak ingin kembali ke panti Asuhan lalu mereka menangis dan ketakutan. Saat ini kedua anak tersebut diamankan di Unit PPA Polres Gowa

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Hendra Wijaya

Sering Dianiaya, Dua Bocah Melarikan Diri dari Panti Asuhan 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga