Bukunya Ikut Terbakar, Putri Kapolsek Mappakasunggu Tak Kuasa Menahan Tangis

54
  • 2
    Shares
Img 20180727 144128
Putri AKP Ahmad Rosma tak kuasa menahan tangis setelah buku-buku yang ia gunakan di sekolah ikut terbakar saat kediamannya di Aspol Toddopuli terbakar. (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Satu dari dua rumah yang terbakar di Asarna Polisi (Aspol) Toddopuli, diketahui milik Kapolsek Mappakasunggu Takalar AKP Ahmad Rosma.

Saat AKP Ahmad sibuk membersihkan puing rumahnya, salah seorang anaknya, Andi Anita (10) yang baru pulang dari sekolah tidak kuasa menahan tangis. Ia pun langsung berlari ke pelukan ayahnya.

Anita terlihat sangat sedih setelah ia mengetahui rumah yang ditinggalinya terbakar. Terutama karena buku-buku sekolahnya juga ikut ludes dilalap api.

“Sudahmi nak, yang penting kan Asya (panggilan Anita) selamat,” ucap AKP Ahmad membujuk putrinya.

“Gara-gara buku sekolahnya juga ini terbakar,” ujar AKP Ahmad lagi kepada warga yang menyaksikan.

Ahmad mengaku, bahwa Anita yang berusia 10 tahun saat ini masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). “Masih SD dia, baru kelas 5. Tadi saya suruh kakaknya jemput di sekolah, saya juga tidak menyangka dia sedih sekali sampai menangis,” ujarnya.

Ahmad pun mengaku bahwa rumah yang terbakar itu telah ia tinggali selama 18 tahun, yakni sejak 2000 silam. “Masih pangkat Briptu waktu itu,” ujarnya.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, AKP Ahmad mengaku sedang tidak berada di rumah lantaran bertugas di Kabupaten Takalar. “Tadi di Polsek ada pemusnahan miras. Salat Jumat di sana (Takalar), sesaat selesai doa, anak saya menelpon ternyata rumah tetangga kebakaran,” kata dia.

“Kencang angin tadi, makanya merembes juga apinya ke rumah yang saya tempati,” ucapnya.

Meski sangat menyayangkan peristiwa kebakaran tersebut, Ahmad mengaku berlapang dada. “Kami bersabar saja, ikhlas. Mau bagaimana lagi kan,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran menimpa dua unit rumah sekaligus di Aspol Toddopuli, kelurahan Kassi-Kassi, kecamatan Rappocini, sekira pukul 13.00 Wita, Jumat (27/7/2018) siang tadi.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

Terpopuler