Harga Telur Tak Kunjung Turun, Pedagang: Sidak Pemerintah Sekadar Lakon

41
  • 24
    Shares
GALERI FOTO: Harga Telur di Makassar Melonjak (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU com, MAKASSAR – Kenaikan harga telur dan daging ayam di Makassar turut dikeluhkan oleh pedagang.

Pedagang menganggap, kenaikan harga telur terjadi lantaran kurangnya persediaan dari distributor. Akibatnya, pedagang tidak mampu memenuhi seluruh permintaan masyarakat.

Aris (44) misalnya, pedagang yang telah 15 tahun berjualan di Pasar Terong ini mengatakan, kurangnya persediaan telur yang berujung pada kenaikan harga akibat dari kebijakan pemerintah yang membatasi DOC ayam.

“Coba tidak dibatasi DOCnya, pasti banyak persediaan, ini keadaan dari sudahji lebaran, pakan mahal, ayam potong pastimi ikut mahal,” kata Aris.

Dia juga menyebut, inspeksi mendadak yang kerap dilakukan pemerintah saat harga pangan dan komoditas mengalami kenaikan, hanyalah lakon belaka.

“Kayak main sinetronji pemerintah, datang di sini lihat-lihat, baru pergimi begitu saja, tidak ada solusi, jadi tidak usahmi berharap sama pemerintah, tidak ada harapan,” ucap Aris.

Penulis: Mawar A. Pasakai
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga