Sidak ke Pasar, KPPU Temukan Harga Telur Hanya Selisih Rp1.000 per Kilogram

20
  • 1
    Share
GALERI FOTO: Harga Telur di Makassar Melonjak (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Sulsel melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terong, Makassar, Jumat (27/7/2017).

Sidak yang dilakukan KPPU ini untuk menyikapi kenaikan harga telur dan daging ayam di Kota Makassar.

Ketua KPPU Makassar, Aru Armando mengatakan, pihaknya menemukan harga telur di pasaran sebesar Rp31-35 kilogram. Dia menyebut, harga tersebut hanya selisih Rp1.000 dari harga yang seharusnya.

“Harga daging ayam dan telur sebagaimana teman-teman lihat tidak mengalami kenaikan yang signifikan, hanya selisih Rp1.000 dari harga normal,” kata Aru.

Aru menyebut, penyebab kenaikan harga telur dan ayam ada pada sisi hulu, di mana peternak kekurangan bibit dari distributor.

Selain itu, harga pakan yang unggas yang sebagian besar diimpor dari luar mengalami kenaikan sebesar 70 persen, akibat melemahnya rupiah terhadap Dollar AS.

“Ada pengurangan GPS tahun 2016, jadi ayam yang dibesarkan sehari dan kita makan sehari-hari itu kita kurangi tahun 2016, pengurangan ini dampaknya dirasakan tahun 2018 ini,” ucap Aru.

Penulis: Mawar A. Pasakai
Editor: Hendra Wijaya