Polisi Limpahkan Kasus Penggelapan Uang SPBU ke Kejaksaan

78
  • 2
    Shares
Berkas Kasus
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, BARRU – Polisi telah melimpahkan berkas kasus dugaan penggelapan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Barru yang dilakukan bendahara SPBU yang berlokasi di Tanjung Butung Desa Lasitae, Kecamatan Tanete Rilau, Kamis (26/7/2018).

Humas Polres Barru, AKP Sainuddin menyebut jika kasus penggelapan uang senilai Rp 248 juta yang terjadi sejak bulan Juli 2017 sampai dengan bulan Januari 2018.

“Pengungkapan kasus ini atas pelaporan yang dilakukan oleh Amiruddin (39) putra Malik B Masry sebagai pemilik SPBU Rama penggelapan yang dilakukan bendaharanya ini,” kata Sainuddin, Jumat (27/7/2018).

Dia menyebut, atas hasil penyelidikan maka tersangka berinisial RR (28) terbukti telah melakukan tindakan pelanggaran pidana dengan dijerat pasal 374 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Selama proses penyelidikan tersangka pernah ditahan selama 8 hari namun ybs sakit akhirnya keluarganya mengajukan penangguhan penahanan,” lanjut Sainuddin

Dihubungi terpisah, Kasi Intel Kejari Barru, Erwin membenarkan jika Kejari Barru telah menerima berkas kasus tersebut.

“Kemarin kita terima tersangka beserta barang buktinya, sekarang sudah menjadi tahanan kami dan sudah berada di Rutan Barru,” kata Erwin

Diketahui, jika pemilik SPBU tersebut merupakan mantan Wali Kota Makassar Malik B Masry yang saat ini telah dikelola oleh anaknya sendiri.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Awang Darmawan

Polisi Limpahkan Kasus Penggelapan Uang SPBU ke Kejaksaan 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga