Husler Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Nurul Junaidiyah

12
  • 3
    Shares
Img 20180726 Wa0039
Peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo oleh Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler. (Ist)

SULSELSATU.com, LUTIM – Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang selama lebih 5 tahun, akhirnya pembangunan asrama susun yang diimpi-impikan oleh Pimpinan dan Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Junaidiyah Lauwo Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur mulai terwujud.

Sebagai tanda dimulainya pembangunan asrama susun tersebut, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler yang didampingi Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, H. Zainuddin, meletakkan batu pertama, disusul Anggota DPR RI, AM. Luthfi A. Mutty dan Pimpinan Pengurus Ponpes Nurul Junaidiyah, K. H. Azis Rajmal, Kamis (26/07/2018).

Asrama susun dengan konstruksi dua lantai dengan luas lebar 15 meter dan panjang 35 meter ini lokasinya tepat berada di samping bangunan sekolah Ponpes tersebut.

Bangunan asrama susun yang menelan anggaran Rp.6,1 miliar lebih merupakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI (Kemenpupera RI) direncanakan selesai dan digunakan pada tahun 2019 mendatang.

Pimpinan Ponpes Nurul Junaidiyah, K. H. Azis Rajmal menyebutkan, terealisasinya bangunan asrama susun tersebut berkat andil dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan perjuangan keras Anggota DPR RI, M. Luthfi A. Mutty.

“Bangunan dua lantai ini bisa terealisasi berkat bantuan dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan kegigihan AM. Lutfhi A. Mutty memperjuangkan anggaran di Kementerian,” ucap K. H. Azis Rajmal.

Semantara itu, AM. Luthfi A. Mutty menceritakan, pembangunan asrama susun ini berawal dari adanya rekomendasi dari Pemerintah Daerah terkait pengusulan pembangunan asrama di Ponpes Nurul Junaidiyah, Ia lalu mencoba beraudiensi dengan Kementerian PUPR namun belum dapat teralisasi.

“Tak mau berputus asa, kami lalu mencoba memasukan pengusulan berulang kali, akhirnya proyek pembangunan asrama ini terealisasi,” ujarnya menceritakan.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan, kegigihan pimpinan Ponpes untuk memperluas dan memperbesar pondok sangat diapresiasi. Terlebih lagi bantuan tersebut berasal dari Kementrian PUPR dan ini sangat luar biasa.

Dikesempatan tersebut Bupati menyampaikan bahwa dengan adanya asrama susun ini, diharapkan akan semakin meningkatkan prestasi para santri.

“Dengan dibangunnya asrama, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari sarana pembinaan para santri,” Harap Husler.

Ia juga meminta kepada Dinas terkait untuk senantiasa mengawasi pembangunan agar kualitas dapat memenuhi standar.

“Saat ini pembangunan sedang berjalan, saya instruksikan kepada Dinas terkait untuk lebih giat memantau ke lapangan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga,” ujar Bupati.

Sekedar diketahui, selain pembangunan Asrama Susun Ponpes Nurul Junaidiyah, Tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga mendapatkan bantuan dari Kemenpupera RI yakni Pembangunan Rusun PNS 3 Lantai dengan total anggaran Rp. 14 Miliar lebih.

Editor: Hendra Wijaya