Cara Mudah dan Ampuh Usir Bau Kaki

50
Bau Kaki
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebagian orang memiliki bau kaki yang sudah pasti mengganggu diri sendiri dan orang sekitar. Kondisi ini jelas bakal membuat kita malu.

Akan tetapi, mulai sekarang Anda tak perlu khawatir bila mengalami ini. Sebab, cuka, garam dan teh ternyata ampuh usir bau kaki membandel.

Seorang ahli penyakit kaki di Atlanta, Georgia, Rondrick Williamson, DPM, lewat penelitian yang dilakukan di Jepang mengatakan, bau kaki adalah proses alami yang menimbulkan bakteri dan jamur. Itulah yang menyebakan bau kaki.

Namun, masalah itu bisa diatasi dengan mengurangi bakteri yang menghasilkan keringat. Dilansir dari Manhealth, ini beberapa bahan alami yang bisa dipakai untuk menghilangkan bau kaki.

1. Cuka apel

Kandungan dalam cuka apel ampul membunuh bakteri sehingga dapat menghilangkan bau kaki akibat keringat dan lembab.

Campur satu sendok cuka dengan dua gayung air lalu laratkan dalam baskom atau wadah besar.

Rendam kaki selama 30 menit. Lalukan hal ini sekali sehari selama seminggu. Reaksi cuka yang menempel pada kulit kaki dapat menghambat perkembangan jamur.

2. Air garam

Al D’Angelantonio, III, DPM, ahli penyakit kaki dan asisten profesor pembedahan di Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania mengatakan, garam dapat menarik kelembaban dari kulit, mengurangi jumlah bakteri yang tumbuh di kaki.

Untuk menghilangkan bau kaki dengan menggunakan garam adalah dengan merendam kaki dengan air hangat yang sudah diberi larutan garam. Sediakan bak atau mangkuk besar berisi air hangat, larutkan 1/2 sampai 1 sedok makan garam, dan rendam kaki selama 20 menit.

3. Teh

Kandungan asam dalam teh dapat menutup pori-pori, sehingga membantu mengurangi jumlah keringat. Selain itu teh juga berperan sebagai antibiotik alami yang ampuh membunuh bakteri di kaki.

Sediakan dua kantung teh hitam dan masukkan ke dalam satu lilter air. Rebus selama 5 menit. Campur dengan 2 liter air biasa, tuang ke wadah besar. Lalu, rendam kaki selama 30 menit.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga