Pemuda Ini Ajak Peternak Cintai Tai Sapi, Begini Maksudnya

93
  • 1
    Share
Whatsapp Image 2018 07 29 At 21.15.14
Penyuluhan pembuatan kompos oleh KKN Tematik Desa Sehat Unhas di Desa Bategalung, Bontonompo, Gowa, Minggu (29/7/2018). (Ist)

SULSELSARTU.com, GOWA – Salah satu rangkaian kegiatan KKN Tematik Desa Sehat Unhas di Desa Bategulung, Kecamatan Bontonompo, Gowa, adalah penyuluhan pembuatan kompos dari limbah ternak dan rumah tangga, Minggu (29/7) pagi tadi.

Fasilitator dalam kegiatan tersebut yaitu Ahmad Husain, yang merupakan pelopor sentra pengolahan limbah pertanian di Galesong. Ia memprovokasi warga agar mau memanfaatkan limbah ternak dan limbah sapur, bahkan limbah organik lainnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan warga Desa Bategulung berlangsung sukses. Terlihat antusiasme warga dalam kegiatan tersebut dengan adanya dialog dan partisipasi dalam praktek.

Dalam pemaparannya, Husain mengajak warga untuk menumbuhkan rasa cinta pada tai sapi. Upaya itu sebagai salah satu jalan dalam pelestarian lingkungan.

“Membuat kompos itu gampang, tapi kita harus hadirkan dulu rasa cinta dalam hati kita terhadap tai sapi. Dengan begitu, cintalah yang mendorong kita untuk mengolah limbah dan menjaga kelestarian lingkungan,” Kata Husain, serentak para warga yang hadir tertawa dan mengangguk.

Selain itu, Sekretaris Desa Bategulung, Hasanuddin Dg. Nassa menyampaikan harapannya agar warga bisa memanfaatkan ilmu cara pembuatan pupuk kompos agar limbah ternak bisa lebih bermanfaat dan bernilai ekonomis.

“Paling tidak ini pupuk digunakan sendiri untuk tanaman mereka masing kita berharap agar penggunaan pupuk kompos ini bisa meningkatkan pendapatan petani”. Ungkapnya.

Kordinator KKN Desa Bategulung, Muhammad Kasman berharap agar warga mendapatkan manfaat atas kehadiran peserta KKN serta kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan. KKN Tematik Desa Sehat, Universitas Hasanuddin berlangsung sejak 10 Juli hingga 18 Agustus 2018.

Editor: Hendra Wijaya

Terpopuler