Pengamat Menilai Kehadiran Jokowi di Makassar untuk Kepentingan Pilpres

41
  • 1
    Share
Whatsapp Image 2018 07 29 At 21.25.29
Jalan Santai Bareng Jokowi dihadiri hampir satu juta relawan Sahabat Rakyat Indonesia dibawah komando Amran Sulaiman. (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tak lama lagi memasuki masa pendaftaran, sejumlah tokoh yang diduga kuat akan mencalonkan diri sudah menebar pesona ke masyarakat.

Begitupun petahana, Joko Widodo. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menghadiri langsung acara jalan sehat yang dilaksanakan oleh Relawan Sahabat Rakyat Indonesia di Makassar.

Diketahui, relawan ini dikomandoi oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Pada Pilpres 2014 lalu, Amran turut andil dalam memenangkan pasangan Jokowi-JK di Kawasan Timur Indonesia.

Pengamat politik Universitas Muhammadiyah, Luhur A Priyanto mengatakan, Makassar dan Sulsel sangat bermakna bagi politik Jokowi, bukan hanya secara simbolik sebagai pintu masuk Indonesia bagian Timur, tetapi juga dalam makna elektoral yang sebenarnya.

“Daerah ini selalu surplus tokoh-tokoh nasional berpengaruh dan berkiprah di ruang-ruang publik strategis. Jokowi sebenarnya sudah berpengalaman merebut tokoh kunci untuk dukungan di daerah ini, yakni pada Jusuf Kalla dan Amran Sulaiman,” kata Luhur, Senin (30/7/2018).

Luhur menilai, kehadiran Jokowi di Makassar kuat dugaan untuk kepentingan Pilpres 2019.

“Saya kira kehadiran Jokowi kali ini lebih kuat tarikan untuk kepentingan politik elektoralnya, dibanding dalam kapasitas sebagai kepala pemerintahan. Jokowi memang perlu merawat basis yang di kembangkan tokoh-tokoh pendukungnya,” kata Wakil Dekan Fisip Unismuh Makassar itu.

Mengunjungi basis Jokowi pada Pilpres 2014, kata Luhur, memang harus dilakukan menjelang 2019.

“Jokowi memang perlu berkeliling pada daerah-daerah basis strategis, untuk menyerap langsung suasana dukungan masyarakat. Meskipun nanti pada akhirnya, bisa saja Jokowi memilih Wakil tanpa harus berdasarkan pertimbangan geopolitik kawasan,” tutup Luhur.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya

Terpopuler