KPPU Sebut Kenaikan Harga Telur dan Ayam karena Tekanan Dolar

44
KPPU Makassar, Aru Armando. Telur dan ayam (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Harga telur dan ayam masih tinggi dan di atas batas wajar. Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU) Makassar menyebut, kenaikan harga ini juga dipengaruhi karena penguatan dolar.

Kepala KPPU Makassar, Aru Armando mengatakan, kenaikan harga telur dan daging ayam juga karena dipengaruhi kenaikan pakan, baik ayam petelur dan pedaging.

“Seperti kita tahu kalau kenaikan pakan ini karena menguatnya nilai tukar dolar. Saat ini masih banyak komponen pakan yang diimpor,” kata Aru sapaan akrabnya.

Dari pantauan KPPU Makassar, Aru menyebut bahwa harga telur berkisar hingga Rp42 ribu per rak. Sementara harga daging ayam berkisar hingga Rp32 ribu per kilogram. Kedua harga ini tergolong tinggi.

Selain karena dipengaruhi oleh nilai tukar dolar terkait impor pakan, kenaikan harga tersebut disebabkan oleh kurangnya bibit. Ini juga pengaruhi oleh pengurangan impor Grand Parent Stock (GPS) 2016.

“Faktor ketiga adalah pelarangan penggunaan AGP (Antibiotic Growth Promotors) dalam pakan sehingga berdampak pada penurunan produktivitas, baik ayam petelur maupun pedaging,” ujarnya.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Segini Besaran Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Parepare Tahun 2018 

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe...

14 Pejabat Eselon II Pemkot Makassar Hasil Lelang Jabatan Resmi Dilantik

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sebanyak 14 orang pejabat Eselon II...

Taufan Imbau Lurahnya Berpikir Seolah-olah Menjabat Camat

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe...

Baca Juga