Musim Kemarau Tiba, Ini yang Dilakukan BPBD Barru Cegah Kebakaran Lahan

98
  • 2
    Shares
20180730 102908
Kasi Kesiapsiagaan BPBD Barru, Abdul Muhaemin Hasan. (Sulselsatu.com/Asriadi Rijal)

SULSELSATU.com, BARRU – Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barru mulai memetakan wilayah-wilayah yang rentan tekenda dampak kebakaran.

Kasi Kesiapsiagaan BPBD Barru, Abdul Muhaemin Hasan mengatakan, pihaknya akan melakukan beberapa langkah untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan khusus yang ada di Barru.

Dia menyebut, pihaknya akan membicarakan hal ini bersama dengan beberapa instansi di antaranya, Dinas Pemadam Kebakaran, PMI, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Unsur TNI-Polri dan perwakilan kecamatan se-Kabupaten Barru.

“Daerah yang sementara kami anggap kemungkinan bisa terjadi kebakaran lahan yakni Desa Palakka, Lalabata, Galung, Tompo dan Anabanua. Sedangkan untuk daerah rawan kebakaran wilayah hutan itu di Desa Pujanannting, Harapan, Pacekke, Balusu, Desa Cilellang khusus wilayah Lakalitta,” kata Muhaemin.

Hasil pengamatan BPBD di Desa Anabanua kata dia, sering terjadi angin kering dengan kelembaban yang sangat rendah,hal ini bisa menimbulkan percikan api sehingga mudah mengakibatkan kebakaran.

“Seperti yang pernah terjadi tahun 2015 lalu, ada beberapa wilayah yang kebakaran hutan dan lahan di antaranya di Lakalitta, Desa Lalabata dan Bulu Alipeng yang berada di sekitar Balusu,” ujarnya.

Pihaknya juga telah menyediakan penampung air untuk daerah rawan kebakaran, wadah tersebut akan diberikan kepada pihak Pemadam untuk digunakan sesuai kebutuhan di lapangan nantinya.

“Kami ada pengadaan penampung air untuk digunakan oleh Pemadam Kebakaran, ke depan juga kami akan turun melakukan sosialisasi di daerah-daerah yang dianggap rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan serta melakukan proses simulasi dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tersebut,” ucapnya.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Hendra Wijaya

Terpopuler