Pemkab Sinjai Larang Hewan Ternak Warga Berkeliaran

27
  • 16
    Shares
Sapi Di Tamangapa
Ilustrasi. (Sulselsatu/Moh. Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, SINJAI – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sinjai mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membiarkan hewan ternaknya bebas berkeliaran.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Sinjai, Agung Budi Prayogo mengimbau masyarakat yang memiliki hewan ternak. Dia meminta menjaga ternaknya dengan mengurung atau mengikat sehingga agar tidak berkeliaran.

“Tindakan ini dilakukan sesuai Peraturan daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 agar hewan ternak yang bekeliaran tidak meresahkan dan menganggu ketertiban khususnya bagi pengendara di jalan,” ungkapnya, Senin (30/7/2018).

Selain itu, Agung menyebut jika pihaknya juga melakukan upaya pencegahan dengan menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Sinjai melalui siaran radio lokal.

“Tidak ada larangan masyarakat untuk beternak, akan tetapi melarang jika hewan ternaknya berkeliaran hingga mengganggu dan merusak bahkan memakan tanaman yang ada di depan rumah warga,” ujarnya.

Agung menambahkan bahwa terkait Perda ini, selain menyampaikan imbau pihak juga terus melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat dan mudah-mudahan direspon baik.

“Upaya pendekatan persuasif dan berupa imbauan terus kita lakukan. Saya sangat berharap masyarakat memberi respon baik, jika tidak tindakan tegas akan kita lakukan dengan melakukan penertiban terhadap hewan ternak yang masih berkeliaran,” tegas Agung.

Sementara diketahui, hewan ternak yang berkeliaran di Kota Sinjai memang terbilang cukup banyak. Dari data hasil operasi penertiban hewan ternak yang digelar Satpol PP Kabupaten Sinjai, tercatat pada Awal tahun 2018 sebanyak 35 ekor hewan yang ditertibkan.

Diantaranya, 30 ekor kambing dan 5 ekor sapi.

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Awang Darmawan

Pemkab Sinjai Larang Hewan Ternak Warga Berkeliaran 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga