Tinta Habis, Pembuatan e-KTP di Maros Tersendat

46
Hatta Ktp
Bupati Maros, Hatta Rahman bersama Ketua DPRD Kabupaten Maros Chaidir Syam saat sidak ke kantor Disdukcapil. (IST)

SULSELSATU.com, MAROS – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Maros menghentikan sementara proses pembuatan e-KTP. Gara-garanya, tinta mesin cetak yang digunakan untuk membuat e-KTP habis.

Akibatnya, warga banyak mengeluhkan kondisi ini. Sebab, Disdukcapil hanya bisa mengeluarkan surat keterangan domisili yang cuma berlaku selama enam bulan.

Bupati Maros Hatta Rahman yang melakukan sidak ke kantor Disdukcapil, Senin (30/7/2018), membenarkan hal itu.

“Kami terima laporan tentang susahnya masyarakat mendapatkan KTP. Setiap kali ke sini hanya diberikan surat keterangan domisili atau KTP sementara. Makanya kami ingin tahu secara langsung permasalahan utama, mengapa masyarakat hanya mendapatkan surat keterangan domisili dan bukan e-KTP. Ternyata memang permasalahan utamanya adalah, Disdukcapil kehabisan tinta untuk mencetak KTP, ” kata Hatta.

Untuk menghindari berlarut-larutnya permasalahan ini, Hatta meminta kepada instansi terkait untuk berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Maros untuk menganggarkan pembelian tinta mesin cetak e-KTP.

“Ternyata tinta yang digunakan bukan sembarang tinta. Harus dibeli di Jakarta. Kami minta Disdukcapil secepatnya berkoordinasi dengan Badan Keuangan untuk pembelian tinta. Supaya permasalahan ini tidak lagi berlarut-larut ditangani,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan dan Penyajian Data Disdukcapil Kabupaten Maros Afdali Ras menambahkan, antre pengurusan e-KTP sudah berlangsung selama sepekan.

Ia mengaku, tinta pencetakan e-KTP habis, karena tingginya permintaan masyarakat untuk memiliki KTP elektronik. Dalam sepekan, Disdukcapil bisa mencetak e-KTP sebanyak 250 lembar.

Penulis: Indra Sadli Pratama
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga