Jurus Pemkot Palopo Wujudkan Sekolah Bebas Narkoba

34
Palopo Narkoba

SULSELSATU.com, PALOPO – Pemerintah Kota Palopo bekerjasama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Institusi Pendidikan Tahun 2018.

Kegiatan yang diikuti oleh pihak BNN Kota Palopo, Pemkot Palopo, serta sejumah siswa perwakilan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kota Palopo tersebut digelar di Hotel Harapan, Kota Palopo, Senin (30/7/2018).

Turut hadiri dalam kegiatan ini, Sekda Kota Palopo Jamaluddin Nuhung dan Kasubag Umum BNN Kota Palopo Asmawati.

Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan pendidikan bebas dan bersih tanpa narkoba tersebut.

Kasubag Umum BNN Kota Palopo, Asmawati mengungkapkan bahwa kejahatan narkotika adalah sebagai kejahatan luar biasa, terorganisir dan bersifat lintas negara, serta telah menimbulkan berbagai dampak, baik secara sosial, ekonomi, begitu juga telah menimbulkan instabilitas keamanan dalam masyarakat.

“Persoalan narkoba dan penanganannya adalah tanggung jawab secara bersama seluruh stakeholder, termasuk stakeholder pendidikan. Diharapkan semakin tumbuh kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kegiatan P4GN secara mandiri dan semakin besar keterlibatan semua komponen dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ucapnya.

Sementara itu, Sekda Kota Palopo, Jamaluddin Nuhung mengatakan, saat ini peredaran dan penyalahgunaan narkoba semakin memperhatinkan, karena menurutnya pengedaran narkoba kini ini semakin massif, baik di kalangan anak-anak, maupun orang tua.

“Menurut saya kalau narkoba ini kita mau tekan dan minimalkan di dalam kehidupan bangsa dan negara, yang pertama yaitu dalam rumah tangga, dimana orang tua harus menjaga anaknya dan begitu pun sebaliknya, anak harus menjaga orang tuanya, karena ada anak yang sadar tapi orang tuanya tidak sadar, untuk itu satu satunya untuk mencegah adalah iman, perbaiki iman dan ajarkan anak-anak kita tentang apa itu narkoba dan apa bahayanya,” kata Jamaluddin.

Penulis: Herianto
Editor: Awang Darmawan