KSSK Sebut Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga Meski Tekanan Global Menguat

24
  • 1
    Share
Dolar
Ilustrasi (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyimpulkan bahwa stabilitas sistem keuangan pada triwulan II tahun 2018 tetap terjaga di tengah meningkatnya tekanan global.

Kesimpulan tersebut diambil KSSK setelah melakukan rapat berkala dalam rangka koordinasi pemantauan dan pemeliharaan stabilitas sistem keuangan pada 26 Juli 2018 kemarin.

Hasil rapat tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner OJK, dan Ketua Dewan Komisioner LKS.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan jika KSSK melakukan berbagai asesmen dan mitigasi terhadap berbagai potensi resiko dalam stabilitas sistem keuangan.

“Bidang moneter, BI memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial dalam menjaga daya tarik pasar keuangan domestik,” ungkapnya, Selasa, (31/7/2018).

BI kembali menaikkan suku bunga kebijakan (BI 7-day reserve repor rate) 50 bps menjadi 5,25 persen pada 29 Juni 2018. Serta, pelonggaran kebijakan loan to the value (LTV) untuk mendorong sektor perumahan.

“BI terus melakukan langkah-langkah stabilitas nilai tukar sesuai dengan fundamentalnya dan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar,” tuturnya.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Awang Darmawan