Masyarakat Diminta Pandai Bertransaksi Melalui Fintech

48
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa financial technology (fintech) masih baru sebagai perusahaan yang menyediakan pelayanan jasa keuangan. Fintech belum memiliki aturan pasti, begitu pun dengan perlindungan konsumennya.

Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Zulmi menjelaskan jika aturan terkait fintech masih menunggu penomoran dari pusat. Setelah memiliki nomor, aturan ini akan disahkan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

“Aturan terkait Fintech maupun untuk perlindungan konsumen belum ada yang pasti. Sehingga, masyarakat harus lebih bisa memilih bertransaksi melalui Fintech yang sudah terdaftar,” jelas Zulmi, Senin, (30/7/2018).

Zulmi menyebut bahwa saat melakukan kerjasama dengan Fintech yang telah terdaftar, sembari menunggu aturan disahkan, masyarakat yang mengalami masalah dapat melapor ke OJK.

Masyarakat Diminta Pandai Bertransaksi Melalui Fintech 1

Terkait fintech tersebut, Zulmi mengatakan akan selalu mengoptimalkan dalam melakukan perlindungan bagi konsumen. Jika masyarakat memilih Fintech yang telah terdaftar, penyalahgunaan nasabah bisa diminimalisir.

“Masyarakat bisa melihat data Fintech yang tidak memiliki izin melalui laman resmi OJK di www.ojk.go.id. Atau jika menemukan tawaran fintech peer to peer lending yang mencurigakan,
masyarakat dapat melapor di [email protected] atau [email protected],” tambah Zulmi.

Ia pun telah menjadwalkan melakukan sosialisasi terkait aturan baru tentang Fintech. Kata Zulmi, aturan tersebut hanya tinggal menunggu disahkan.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Awang Darmawan

Masyarakat Diminta Pandai Bertransaksi Melalui Fintech 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga