Terungkap, Ini Alasan Kemendagri Putus Jaringan e-KTP di Disdukcapil Palopo

67
  • 1
    Share
Sumarsono
Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Sumarsono. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Jaringan sistem perekaman E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palopo diputus Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Sumarsono mengatakan, pemutusan tersebut merupakan sebuah hukuman.

Diketahui Walikota Palopo non aktif, Judas Amir mengganti Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang sebelumnya dijabat Asir Mangopo kemudian digantikan Akram Risa pada 11 Agustus 2017 lalu.

“Ini sebuah hukuman sebenarnya terhadap kepala daerah yang tidak disiplin. Sebuah proses yang sifatnya edukatif. Karena untuk mengganti Kadis Disdukcapil itu harus ada izin tertulis Mendagri, bukan kewenangan walikota,” kata Sumarsono, Selasa (31/7/2018).

Sumarsono yang juga Pj Gubernur Sulsel ini mengatakan, untuk menjabat sebagai Kadis Disdukcapil harus melalui training terlebih dahulu. Jadi, ketika Kadis Disdukcapil dipindahkan maka akan dimulai dari awal kembali padahal pelaksanaan training memakan biaya ratusan juta.

“Ketika orang baru, kita mulai lagi melatih dari nol. Tidak bisa begitu, orang yang tidak punya pengalaman dipindah,” tuturnya.

Ia mengatakan, jaringan ditutup dengan harapan agar Kadis Disdukcapil Palopo yang lama dapat dikembalikan kemudian jaringannya dibuka. Namun, yang menjadi persoalan adalah ketika Judas Amir, selaku pejabat yang melakukan mutasi, saat ini sedang memasuki LPJ.

“Padahal untuk mengembalikan harus dengan izin tertulis dari Mendagri. Jadi kompleksitas administrasi menjadi lama. Tapi saya sudah telepon ke Dukcapil, saya minta proses administrasi itu jangan sampai mengorbankan pelayanan publik,” pungkasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Terungkap, Ini Alasan Kemendagri Putus Jaringan e-KTP di Disdukcapil Palopo 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga