Batal Bela Timnas, Ini Surat Permintaan Maaf Ezra Walian

30
  • 5
    Shares
Ezra
Ezra Walian (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Timnas Indonesia U-23 dipastikan tidak akan diperkuat oleh Ezra Walian pada Asian Games 2018. Hal itu lantaran sang pemain tidak mendapatkan restu dari klub barunya RKC Waalwijk. Ezra yang merupakan pemain miliki Almere City akhirnya dilepas ke klub RKC Waalwijk untuk satu musim depan. Almere meminjamkan Ezra dengan harapan sang pemain bisa mendapat tempat reguler.

Ezra masuk daftar 23 nama pilihan Luis Milla untuk Asian Games 2018. Namun sepuluh hari jelang laga pertama, Ezra memastikan tak bisa memenuhi panggilan Timnas Indonesia U-23.

“Saya minta maaf Indonesia, saya sungguh sangat sedih. Namun masa depan saya masih panjang dan saya janji pada kalian bahwa saya akan terus mengembangkan diri agar saya bisa terus bermain untuk Indonesia untuk 10-15 tahun ke depan,” kata Ezra dalam rilis resmi manajemen pemain 20 tahun itu.

Kegagalan bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 berawal dari peminjaman Ezra ke RKC Waalwijk. Ezra resmi dipinjamkan Almere City ke RKC Waalwijk, Senin (30/7/2018) malam.

“Musim ini harapan baru datang seiring kehadiran pelatih baru di Almere City. Namun setelah pramusim, pelatih mengatakan pada saya bahwa saya tidak termasuk dalam pemain inti di beberapa awal pekan.”

“Hari ini saya masih 20 tahun. Dalam fase ini, saya ingin melanjutkan pengembangan diri dengan bermain sebanyak mungkin,” ucap Ezra yang dikutip dari CNN Indonesia.

Dengan kesulitan bermain di Almere City, Ezra lalu mendapatkan kesempatan dipinjamkan ke klub Jupiler League lainnya, RKC Waalwijk.

“Dalam proses negosiasi, saya meminta izin RKC untuk mengizinkan saya bermain di Asian Games 2018. Bagi saya bermain untuk Timnas Indonesia adalah kehormatan. Kebanggaannya tidak bisa dibandingkan dengan apapun.”

“Namun RKC tidak membolehkan saya bermain di Asian Games 2018 dengan alasan untuk adaptasi tim. Saya memahami alasan mereka. Saya sudah melewatkan banyak latihan pramusim. Mereka ingin saya bisa jadi bagian dari tim sejak awal kompetisi yang dimulai pada 17 Agustus,” ujar pemain yang berdarah Indonesia dari sang Ayah.

Ezra menegaskan sempat memperjuangkan ambisi untuk membela Timnas Indonesia di Asian Games 2018 meski pada akhirnya menemui kegagalan.

“Pada awalnya tentu saja saya sangat gigih untuk bisa main di Asian Games 2018, bermain di ribuan suporter Indonesia adalah mimpi saya sejak saya masih anak-anak.”

“Terima kasih kepada Luis Milla atas kesempatan yang hebat ini. Untuk rekan di Tim Garuda, coba berikan yang terbaik dan coba membuat sejarah untuk Indonesia. Saya mungkin tidak bisa bermain di Asian Games, namun saya adalah suporter nomor satu Timnas Indonesia di Asian Games 2018,” ucap Ezra berjanji.

Editor: Febriansyah

Terpopuler