Oknum Polisi di Polres Takalar Diduga Hajar Tahanan

113
  • 1
    Share
Img 20180731 Wa0024
Suasana ruang tahanan di Mapolres Takalar. (Ist)

SULSELSATU.com, TAKALAR – Seorang anggota Polres Takalar berinisial AS diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang tahanan yang sedang ditahan di Mapolres Takalar, Minggu (29/7/2018) yang lalu.

Tahanan tersebut bernama Jabal Rahmat yang dianiaya dengan cara dipukul oleh AS hingga menyebabkan memar pada bagian mukanya.

Penganiayaan ini diketahui oleh keluarga tahanan ketika sedang menjenguk di sel tahanan. Keluarga ini kemudian mendapati muka yang bersangkutan memar.

Jabal Rahmat yang menjadi korban penganiayaan pun mengakui dan menceritakan tindakan anggota polisi tersebut kepada keluarganya.

“Si Jabal ini dianiaya, dan dipukul lantaran anggota Polres Takalar yang jaga di sel tahanan menemukan baterai handphone didalam tasnya Jabal, kemudian dia langsung dipukul sama polisi berinisial AS,” kata seorang keluarga korban, Djalal Daeng Beta, Selasa (31/7/2018).

Sebagai keluarga, Djalal mengaku sangat meyayangkan tindakan yang dilakukan anggota polisi tersebut. Ia pun menuntut aparat yang melakukan penganiayaan untuk meminta maaf dan meminta Kapolres Takalar memberikan sanksi sesuai dengan perbuatan yang bersangkutan.

“Padahal polisi-kan bagian dari pengayom masyarakat, tetapi apa, buktinya sekarang di Polres Takalar. Kami selaku keluarga korban tidak menerima tindakan penganiayaan itu tahanan juga manusia yang seharusnya mendapat perlindungan oleh aparat kepolisian,” ujar dia.

Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah Hatta pun mengakui kebenaran informasi ini. Karena melakukan penganiayaan, Ia meminta oknum polisi tersebut diperiksa dan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Pelakunya hanya satu orang dan sanksinya akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku melalui mekanisme sidang,” kata Gany.

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Hendra Wijaya

Oknum Polisi di Polres Takalar Diduga Hajar Tahanan 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga