Rokok Kretek Menjadi Penyumbang Inflasi Tertinggi Kedua di Sulsel

35
  • 1
    Share

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rokok kretek menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi tertinggi kedua di Sulsel setelah kelompok bahan makanan yang mengalami peningkatan harga tertinggi, seperti daging.

Rokok kretek masuk dalam kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau yang mengalami kenaikan indeks harga penyumbang inflasi Juli 2018 sebesar 0,46 persen.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulsel, Akmal, mengatakan jika rokok kretek mengalami kenaikan indeks harga yang jadi penyumbang inflasi setelah kelompok bahan makanan.

“Harga rokok ini sesuai dengan ketentuan harga. Kami hanya mensurvei perkembangan di lapangan dan rokok memang memiliki harga tinggi,” kata Akmal dalam siaran pers BPS Sulsel, Rabu, (1/8/2018).

Rokok kretek, kata Akmal, masuk dalam sub kelompok tembakau dan min beralkohol dengan inflasi 0,32 persen.

Selain itu, rokok kretek juga menjadi salah kebutuhan pokok yang berpengaruh cukup besar terhadap garis kemiskinan makanan.

“Kenaikan harga rokok ini juga sangat mempengaruhi inflasi Sulsel Juni 2018,” tambahnya.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Awang Darmawan