MUI Sulsel Tolak Imunisasi Campak dan Rubella

325
  • 29
    Shares
Img 20180801 130411
Murid SD 103 Bontompare saat diberi imunisasi campak dan rubella oleh petugas Dinas Kesehatan Sinjai. (Sulselsatu/Andi Irfan Arjuna)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majalis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel menolak pemberian imunisasi campak dan measles rubella. Padahal, Gerakan Imunisasi Nasional Campak dan Rubella ini baru saja dicanangkan, Rabu (1/8/2018) hari ini.

MUI menyebut vaksin campak dan rubella belum mendapat sertifikasi resmi dari MUI.

Untuk itu, Direktur LPPOM MUI Sulsel Tajuddin Abdullah mengimbau masyarakat tidak mengikutsertakan anaknya untuk imunisasi Measles dan Rubella (MR).

“Ada surat dari MUI pusat kalau vaksin itu belum disertifikasi. Kan memang, bahannya belum ditahu kehalalannya jadi perlu memang diperjelas,” kata Tajuddin.

Menanggapi hal itu, Kementerian Kesehatan tetap bersikukuh memberikan vaksi campak dan rubella kepada masyarakat.

Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek mengatakan, meski belum ada sertifikasi halal dari MUI, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan MUI sebelum menyalurkan vaksin ke masyarakat.

“MUI tidak menolak ya, MUI ada fatwa Nomor 4 Tahun 2016 yang mengatakan sesuatu yang tidak merugikan pasti diperbolehkan. Kita memakai ini,” kata Nila, usai melakukan peninjauan kampanye MR di MTSn Model Makassar siang tadi.

Penulis: Mawar A. Pasakai
Editor: Awang Darmawan