Warga Keluhkan Pungli e-KTP di Disdukcapil Makassar

29
Terkait Pungli di Rutan, Menteri Yasonna: Ini Perilaku Biadab
Ilustrasi. (INT)
Warga Keluhkan Pungli e-KTP di Disdukcapil Makassar 1

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah warga di Kota Makassar mengeluhkan kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar.

Disdukcapil dinilai lamban dalam menyelesaikan masalah pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

Selain itu, praktik pungli ternyata masih kerap ditemui. Sejumlah warga mengaku dimintai sejumlah uang oleh oknum petugas agar e-KTP bisa cepat selesai.

“Saya sudah menunggu dua tahun di kecamatan tapi sampai sekarang tidak diterbitkan E-KTP saya. Sampai kemarin saya ke Disdukcapil mereka katakan akan mengantarkan sendiri E-KTP tersebut, dengan syarat membayar ongkos sebesar Rp25 ribu dan itu saya disuruh menunggu tiga minggu. Sampai sekarang ini belum ada, mereka bilang mau cek dulu lah, belum ada,” ungkap warga Kecamatan Biringkanaya, Puspita Sari, Rabu (1/8/2018).

Hal yang sama diungkapkan oleh warga Kecamatan Tamalanrea, Desi. Dirinya pernah dimintai pembayaran sebelum e-KTP-nya diterbitkan dengan membayar proses cepat penerbitan itu sebesar Rp100 ribu.

“Sudah bicara tidak sopan, bilang lagi kalau mau cepat ini terbit KTP mu bayar dulu Rp100 ribu supaya cepat,” ucapnya.

Atas kejadian tersebut, Puspita Sari dan Desi akhirnya mengadukan perihal tersebut ke DPRD Makassar, melihat nasib KTPnya yang sudah bertahun-tahun tidak kunjung di terbitkan.

Mereka berharap ada upaya Pemerintah Kota dalam hal ini Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk melakukan evaluasi terhadap Disdukcapil.

Penulis: Asrul
Editor: Awang Darmawan

Iklan stie Amkop

Rekomendasi Berita

Baca Juga