Inkracht, Pelaku Docking Kapal DKP Takalar Dijebloskan ke Penjara

45
  • 2
    Shares
Img 20180731 Wa0064
Tersangka docking kapal DKP Taklar, Abdul Hakim Ishak (tengah) sesaat sebelum digiring ke Lapas. (Ist)

SULSELSATU.com, TAKALAR – Setelah hampir dua tahun berlarut, tersangka kasus korupsi docking kapal milik Dinas Kelautan dan Perikanan Takalar akhirnya digiring ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Takalar, Selasa (31/7/2018) kemarin.

Tersangka Abdul Hakim Ishak yang merupakan PPK dari proyek docking kapal tersebut, menjadi tersangka kedua yang harus mendekam dalam jeruji besi Lapas kelas II B Takalar dalam kasus ini.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Takalar, Zen Hadianto mengatakan, penahanan dilakukan terhadap Abdul Hakim Ishak karena telah ada putusan dari Pengadilan Tinggi Makassar (inkrahct) per tanggal 26 Juni 2018.

“Abdul Hakim Ishak, telah menerima putusan tingkat banding dan mendatangi Kantor Kejari Takalar untuk menjalani hukumannya 1 tahun 6 enam bulan. Sementara mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Najib Kasim belum ditahan karena belum keluar putusan bandingnya,” Jelas Zen.

Inkracht, Pelaku Docking Kapal DKP Takalar Dijebloskan ke Penjara 1

Kasus korupsi tersebut bergulir di Kejari Takalar sejak 2016 lalu, dan menyeret dua tersangka, yakni mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Najib Kasim dan mantan Abdul Hakim Ishak sebagai tersangka. Kerugian negara pada kasus ini mencapai Rp200 juta.

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Hendra Wijaya

Inkracht, Pelaku Docking Kapal DKP Takalar Dijebloskan ke Penjara 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga