Gara-gara Sarang Burung Walet, Camat Wara Timur Ajak Duel Warganya

2977
  • 412
    Shares
Camat Wara
Gara-gara Sarang Burung Walet, Camat Wara Timur Ajak Duel Warganya 1

SULSELSATU.com, PALOPO – Warga Pontap, Kota Palopo yang melakukan aksi penolakan pembangunan sarang burung walet bersitegang dengan Camat Wara Timur, Baso Asnur, Rabu (1/8/2018) sore.

Ketegangan itu berlangsung saat Muh. Sidik, yang merupakan tokoh pemuda setempat menolak pembangunan sarang burung walet tersebut. Baso yang tak terima hal itu, kata Sidik, mengajak untuk beradu jotos.

Dari pantauan Sulselsatu.com, ketegangan sempat berlangsung beberapa saat. Beruntung, sejumlah masyarakat dan anggota DPRD Palopo yang berada di lokasi melerai kedua belah pihak.

“Saya hanya menyampaikan aspirasi saya mewakil masyarakat yang menolak pembangunan sarang walet. Kok bisa-bisa seorang camat langsung datang marah-marah seakan ia mendukung pembangunan itu, padahal jelas-jelas jika pembangunan itu dilakukan akan berdampak buruk bagi warga yang tinggal di sekitar bangunan tersebut. Ini ada apa, kok camat brutal,” katanya.

Menurut Sidik, pembangunan sarang burung walet bukan hanya berdampak bagi warga tetapi akan berdampak bagi sekolah Muhammadiyah yang berada tepat di sampingnya. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan kebisingan dan mengganggu proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Bukan hanya warga yang akan dirugikan tetapi proses belajar mengajar juga akan terganggu sebab sarang burung walet tersebut minimbulkan kebisingan,” tambahnya.

Sementara itu, ia menyesalkan sikap Camat Wara Timur yang anarkis dan tak memperlihatkan contoh pemimpin yang mengayomi masyarakatnya.

“Saya sangat sesalkan sikap Pak Camat yang seperti preman, harusnya dia selaku camat mencari solusi bukannya beriskap seperti itu soalah-olah ada kepetingan dalam pembangunan sarang burung walet ini,” tutup Sidik.

Penulis: Herianto
Editor: Awang Darmawan

Iklan stie Amkop

Rekomendasi Berita

Baca Juga