Warga Pontap Palopo Tolak Keras Rencana Pembangunan Sarang Burung Walet

219
  • 8
    Shares
Pontap Palopo

SULSELSATU.com, PALOPO – Komisi I DPRD Kota Palopo turun langsung memantau lokasi pembangunan sarang burung walet yang menyebabkan pr kontra di kalangan masyarakat yang ada di Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Rabu (01/08/2018).

Rombongan dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Palopo Abdul Rauf Rahim didampingi sejumlah anggota Komisi I, yakni Herawaty Masdin, Alfri Djamil, Hasrianti, serta Haderia.

Saat melakukan tinjauan, mereka melihat lokasi tempat rencana pembangunan sarang burung walet yang letaknya hanya berkisar satu meter dari lokasi sekolah SD Muhammadyah Palopo, serta berjarak sekitar 10 meter dari Masjid Al-Awwabin Muhammadyah.

Pembangunan sarang burung walet tersebut, ditetang oleh warga sekitar karena dinilai akan menimbulkan banyak dampak terhadap sekolah dan permukiman warga.

Kepada Sulselsatu.com, salah seorang warga Anita Febriani menolak keras rencana pembangunan sarang burung walet tersebut. Pasalnya hal ini dapat meretakkan bangunan rumah miliknya yang jaraknya kurang dari 1 meter.

“Saya yang tinggal dekat dari lokasi pembangunan sarang burung walet ini merasa keberatan dan bersih keras menolak. Sebab ini bisa berdampak dari bangunan rumah saya dan bukan hanya saya pihak sekolah Muhammadiyah yang juga dekat dari lokasi dan merasa keberatan jika pembangunan sarang burung walet dilakukan,” katanya.

Kepala Bidang Proses dan Penerbitan Perijinan, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palopo, Mardi yang juga hadir di lokasi mengatakan jika Permohonan Ijin prinsip pembangunan sarang burung walet tersebut telah diterimanya hanya saja belum diproses.

“Jika sudah diproses berarti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah ada, jadi sementara pembangunannya belum bisa dilakukan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Palopo, Abdul Rauf Rahim mengatakan bahwa dengan melihat kondisi di lokasi rencana pembangunan sarang burung walet ini, pihaknya akan menunggu tim ahli untuk melihat dampak buruknya bangunan tersebut nantinya.

“Kami dari Komisi I DPRD Palopo masih menunggu tim ahli untuk melihat dampak buruk yang bisa terjadi dengan adanya bangunan sarang burung walet yang bangunannya hingga empat lantai ini. Setelah itu kami akan mengambil sikap,” jelas Rauf.

Selain warga, sejumlah ormas kepemudaan juga bersikeras menolak pembangunan sarang burung walet tersebut. Di antaranya, pihak Sekolah Muhammadiyah Palopo, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Palopo.

Mereka membentangkan spanduku penolakan lokasi pembangunan sarang burung walet tersebut.

Penulis: Herianto
Editor: Awang Darmawan

Warga Pontap Palopo Tolak Keras Rencana Pembangunan Sarang Burung Walet 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga