Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Berencana oleh Penganiaya Mantan Kepsek SMAN 1

143
  • 10
    Shares
Kapolsek Panakkukang Makassar Kompol Ananda Fauzi Harahap menunjukkan tanda larangan parkir di area depan KFC, Jalan Pengayoman (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi tengah mendalami kasus penganiayaan yang mengakibatkan mantan Kepala Sekolah SMAN 1 Makassar, Sakaruddin (58) hingga tewas.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, pihaknya tengah menelusuri kemungkinan adanya unsur pembunuhan berencana oleh pelaku yang bernama Abdullah Nazir Umar.

Baca juga: Mantan Kepala SMAN 1 Makassar Tewas Dianiaya Adik Ipar

“Ini kita lagi memeriksa kemungkinan itu, karena akan berdampak pada hukuman yang kita ancamkan,” ujar Kompol Ananda, Kamis (2/8/2018).

Baca juga: Begini Kronologi Penangkapan Pembunuh Mantan Kepsek SMAN 1 Makassar

“Misalnya, pelaku melakukan pemukulan menggunakan besi, apakah benda itu sudah disiapkan sejak awal, ataukah pada saat terjadi, pelaku tidak sengaja melihat besi di sampingnya hingga spontan digunakan,” sambungnya.

Baca juga: Pembunuh Mantan Kepala SMAN 1 Makassar Sempat Melawan Saat Dibekuk Petugas

Sejauh ini, kata Ananda, ada tiga kemungkinan pasal yang akan diterapkan kepada pelaku. Yakni pasal 338 penganiayaan biasa junto pasal 351 ayat 3 penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Baca juga: Pembunuh Mantan Kepsek SMAN 1 Makassar Tertangkap di Sulbar

Selain dua pasal tersebut, satu pasal lain yang dimaksud adalah pasal 340 tentang pembunuhan berencana. Namun sekali lagi Ananda mengaku pihaknya masih mendalami.

Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku Abdullah Nazir Umar (57) ditangkap di Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, pada Rabu (1/8/2018) kemarin.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga