Menkes Sebut Vaksin MR Tidak Melanggar Syariat Agama

43

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek menyebut pemberian vaksin Measles Rubella tidak melanggar syariat agama.

Dia mengatakan, pemberian vaksin diperbolehkan oleh Majelis Ulama Indonesia selama vaksin difungsikan untuk pengobatan

“MUI tidak menolak ya, MUI ada fatwa Nomor 4 Tahun 2016, yang mengatakan sesuatu yang tidak merugikan pasti diperbolehkan. Kita memakai ini,” kata Nila, usai melakukan peninjauan kampante MR di MTsn Model Makassar, Rabu (1/08/2018).

Meskipun fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2016 bukan jaminan untuk mendapatkan sertifikasi halal dari MUI, Nila mengaku terus berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia sebelum menyalurkan ke masyarakat.

“Saya tidak sebut itu jaminan ya, tetapi kita terus memprosesnya bersama MUI dan betul bahwa ini betul-betul bisa dipakai untuk masyarakat,” ucap Nila.

Seperti diketahui, kampanye imunisasi MR Fase II ini serentak dilaksanakan di 28 Provinsi Luar Pulau Jawa, tanggal (1/08/2018). Dengan sasaran anak usia 9 bulan hingga 15 tahun.

Penulis: Mawar A. Pasakai
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga